Dinas Perdagangan Solo Dapat Catatan dari Wamendag Jerry, Apa Saja?

oleh
Jerry
Wakil Menteri Perdaganan RI Jerry Sambuaga meninjau bahan pokok Pasar Legi, Sabtu (20/8/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Baru-baru ini Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Jerry Sambuaga meninjau harga dan stok bahan pokok ke salah satu pasar induk di Kota Solo yakni Pasar Legi. Bersama dengan tinjauannya, Dinas Perdagangan Kota Solo ikut menemani Wamendag Jerry mendatangk satu per satu pedagang.

Tak semua bahan pokok menjadi sasaran tinjauan, Wamendag Jerry fokus pada komoditas yang harganya sempat meroket yakni minyak goreng, bawang merah putih, cabai dan telur. Dari tinjaunnya tersebut, harga bapok di Pasar Legi dalam kondisi aman terkendali. Namun ada catatan khusus dari Wamendag kepada Disdag Solo.

Kepala Disdag Heru Sunaryo membeberkan pihaknya diminta untuk mengendalikan stabilitas bahan pokok penting.

“Artinya barang pasokan tetap ada sehingga kebutuhan akan bahan pokok penting terpenuhi  yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ucap Heru saat ditemui MettaNEWS di kantornya, Senin (22/8/2022).

Wamendag berbelanja di beberapa kios pedagang dan melakukan pembayaran secara digital. Ia mengingatkan kembali pentingnya digitalisasi pasar dapat meningkatkan produktivitas.

“Kalau apresiasi yang diberikan Kemendag terkait digitalisasi pasar zonasi dagangan transaksi pedagang misalkan yang sudah bisa melayani transaksi nontunai tidak cash termasuk juga menggandeng jasa online Grab Mart,” tuturnya.

Pihaknya diminta jalin kolaborasi untuk menjaga bahan pokok penting agar mudah didapatkan masyarakat.

Hasil pantauan MettaNEWS di Pasar Legi, Sabtu (20/8/2022) harga daging ayam ras Rp34.000/kg, telur ayam ras Rp28.500/kg, daging sapi Rp135.000/kg, tepung terigu Rp12.000/kg, bawang merah Rp25.000/kg, bawang putih honan Rp17.000/kg, cabai merah keriting Rp 45.000/kg, cabai merah besar Rp 45.000/kg, cabai rawit merah Rp33.000/kg.

Kementerian Perdagangan secara berkala melakukan pemantauan perkembangan harga bapok melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) pada 216 pasar di 90 kabupaten / kota.

Kementerian Perdagangan menargetkan digitalisasi 1.000 pasar rakyat dan 1.000.000 UMKM di seluruh Indonesia. Saat ini sudah terdapat 2.047 pasar rakyat menggunakan situs web pasar melalui Sistem Informasi Sarana Perdagangan (SISP), 10 pasar rakyat on-boarding pemasaran secara digital, dan 51 pasar rakyat telah melakukan transaksi nontunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).