Peduli UMKM, Henry Indraguna Bagikan Gratis 100 Liter Minyak Goreng Premium   

oleh
oleh
Warga kelurahan Pajang menerima minyak goreng gratis | Metta NEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Masih tingginya harga minyak goreng jenis premium tetap menjadi PR bagi pemerintah. Kondisi ini menarik kepedulian mereka yang terbeban untuk sedikit meringankan kesulitan masyarakat. 

Anggota Dewan Pakar DPP Partai Golkar Henry Indraguna membagikan 100 liter minyak goreng merk premium secara gratis pada warga di Kelurahan Pajang RW 03 RT 01 hingga RT 07, Selasa (28/6/2022). 

“Dengan kegiatan ini kita berharap bisa meringankan masyarakat terutama ibu-ibu terkait sulitnya dan mahalnya minyak goreng. Kita bagikan 100 liter minyak goreng dan 20 paket beras,” jelas Henry. 

Henry menyebut pertimbangan memilih lokasi di RW 3 RT 1 kelurahan Pajang karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan. 

“Di sini juga banyak UMKM ataupun pedagang rumahan yang membutuhkan. Kita bersama-sama sengkuyung untuk meringankan beban masyarakat,” tegasnya. 

Keberadaan Henry Indraguna Center (HIC) sebagai rumah aspirasi rakyat, lanjut Henry adalah sebagai posko untuk menampung keluhan masyarakat. Beberapa program yang sosial yang disiapkan utamanya adalah tebus murah minyak goreng, pembagian minyak goreng gratis dan pengadaan pupuk organik bagi masyarakat. 

“Jadi memang ada beberapa program kegiatan sosial. Yang kita bagi saat ini programnya gratis, ada yang gratis, ada yang tebus murah, kita baru persiapkan juga minyak goreng curah. Kalau curah volume nya bisa lebih besar, lebih banyak masyarakat yang bisa terbantu,” ungkap Henry. 

Pengacara kondang ini melihat keterbatasan pasokan minyak goreng masih meresahkan bagi rakyat kecil. 

“Jadi tugas kita sekarang bagaimana membantu pemerintah untuk lebih mempermudah masyarakat. Dari cara mendapatkannya, harganya, terus kita kelola, kita godog. Jadi apa yang menjadi kesulitan masyarakat kita tampung kemudian kita carikan solusinya,” jelasnya. 

Salah seorang warga Pajang penerima minyak goreng gratis, Yatinah (45 tahun) mengaku masih kesulitan membeli minyak goreng baik yang curah maupun premium. 

“Yang curah di pasaran masih mahal apalagi yang merk bagus. Kalau ada yang membagi gini cukup membantu ya, dan sedikit meringankan kami yang berjualan di rumah,” tutur penjual makanan jadi di teras rumahnya ini.