Wow! Ada Hadiah Rp 10 Juta untuk Juara Terbaik Pawai Pembangunan, Intip Aspek Penilaiannya

oleh
Hut ri
Poster Pawai Pembangunan HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Solo, Jumat (19/8/2022) | dok Pemkot Solo

SOLO, MettaNEWS – Gegap gempita Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI  masih berlanjut. Kali ini Pemerintah Kota Solo melalui Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) menyediakan hadiah dalam Pawai Pembangunan yang akan dihelat pada Jumat (19/8/2022) sore nanti.

Kepala BPPKAD Dwi Ariyanto membeberkan terdapat hadiah utama senilai Rp 10 juta yang dapat diperebutkan oleh 86 kelompok pawai. Untuk memenangkan hadiah ini, kelompok pawai harus memiliki mobil hias, peserta pejalan kaki dan atraksi.

“Nanti Rp 10 juta untuk penampilan terbaik, kriterianya ada mobil hias, peserta jalan kaki, atraksi, ada 6 juri dari luar Pemkot yang akan melakukan penilaiaan dibeberapa titik, mulai start Kota Barat sampai finish di BI,” beber Dwi saat ditemui MettaNEWS, Jumat (19/8/2022).

Pihaknya menjelaskan ada 8 aspek penilaian pemenang Pawai Pembangunan yang meliputi antusias, kesesuaian tema, tampilan, kreativitas, inovasi, semangat dari para peserta, kekompakkan, keseragaman.

“Dari hasil penilaiaan tim juri diambil 10 pemenang, yaitu juara 1-5 dan harapan 1-5. Untuk juara 1 atau juara terbaik hadiahnya Rp 10 juta, juara 2 Rp 8 juta, juara 3 Rp 7,5 juta. Untuk juara 4,5 sampai 5 juara harapan dapat Rp 1 juta per OPD,” jelas Dwi.

Dwi memaparkan, pemenang khusus untuk Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau instansi pemerintah di Kota Solo. Dalam pawai ini, Pemkot melibatkan unsur eksternal dan independen, pawai ini akan diikuti tokoh masyarakat budayawan serta akademisi.

“Ini bagian dari Korpri untuk memeriahkan dan mendukung, penilaiannya untuk unit Korpri di perangkat daerah per OPD agar mereka bersemangat. Yang lainnya dari TNI Polri dan beberapa komunitas yang lain ada juga yang menampilkan. Tapi penilaiaan untuk perangkat daerah,” terangnya.

Sedangkan untuk sumber anggaran, pihaknya mengatakan hadiah berasal dari anggaran unit Korpri dan iuran anggota yang dihimpun dalam tingkat kota Solo.

“Kegiatan seperti ini tidak menggunakan anggaran dinas tapi dari unit Korpri untuk memfasilitasi atau mengakomodasi berbagai kegiatan, salah satunya untuk mendukung pawai ini untuk meningkatkan motovasi, semangat maka dikeluarkanlah hadiah,” terang Dwi.

Tak berbeda dengan Pawai Pembangunan pada tahun 2019 lalu, pihaknya menyebut pelaksanaan pawai masih sama yakni melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perangkat daerah.

“Setelah sekian tahun tidak terselenggara maka sebagain besar OPD harapannya dapat berpartisipasi meskipun dalam keterbatasan, selain itu kami juga memberi kesempatan masyarakat ikut serta. Harapannya hadiah dapat ikut memacu mereka ini bagian dari suka cita memperingati Hari Kemerdekaan dan wujud syukur kita,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Solo, Aryo Widyandoko mengatakan pihaknya telah membuka pendaftaran Pawai Pembangunan sejak Minggu (14/8/2022) lalu. Tak hanya OPD atau instansi pemerintahan yang bisa ikut, masyarakat umum juga diperbolehkan untuk unjuk kreativitas.

“Pendafatraan pawai sudah ditutup pada Rabu, (17/8/2022) pukul 18.00 WIB. Sebelumnya kami menyediakan 80 kuota, dan 4 kuota tambahan, sekarang sudah ada 86 kelompok yang mendaftar. Dan sempat kami menolak pendaftaran karena sudah penuh, jadi kami sarankan untuk yang sudah nggak bisa bergabung bisa ikut tahun depan,” kata Aryo.