Weekend di Museum, Disbudpar Gelar The Story of Centhini dan Semalam di Museum Keris Nusantara

oleh
oleh
centhini
Weekend di Museum, Disbudpar Gelar The Story of Centhini dan Semalam di Museum Keris Nusantara

SOLO, MettaNEWS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surakarta akan menggelar Weekend di Museum menyambut liburan sekolah. Weekend di Museum akan berlangsung selama empat hari di Museum Keris Nusantara dan Museum Radya Pustaka Surakarta mulai 22 hingga 25 Juni 2023.

Rangkaian acara Weekend di Museum adalah kajian naskah dan konservasi pusaka Museum Radya Pustaka Surakarta (22-24/6/2023), performing art dari Sahita dengan mengambil cerita dari Serat Centhini (22/6/2023). Menyuguhkan art market & Culinary Classic Centhini, Gamelan Ageng Radya Pustaka. Workshop Fashion Show, Pameran Imersifa Centhini, Shadow Batim Perform, Jazz in the Museum. Performing art Centhini, live music, talk show Pawukon Jawa. Menampilkan penampilan dari Dongaji Feat Ayu Wardhani, Arsa Jumangkah Wirataman, Orkes Kampung Latar Jembar, Cakra Virajati National Tea Campion, PiLiPe Solo Jazz Activity, dan Sahita.

Kegiatan di Museum Keris Nusantara akan berlangsung pada tanggal 23-25 Juni 2023. Sebagai pembuka pada tanggal 23 Juni 2023 akan diadakan Grand Launching SERIRA (Semalam di Museum Keris Nusantara). Yang menyuguhkan dinner dengan menikmati prosesi tempa keris dan penampilan dari Woro Widowati. Pada tanggal 24 Juni 2023 pameran fotografi dari ISI dan 25 Juni 2023 Lomba Kompetisi Pelajar Tingkat Solo Kota.

Kepala UPT Museum Surakarta Bonita Rintyowati menjelaskan, Museum Radya Pustaka sarat akan sejarah yang tak ternilai harganya.

“Sarat dengan naskah-naskah kuno, manuskrip berbahasa jawa dengan huruf Hanacaraka. Kapan generasi muda tertarik dan bisa memahami kalau tidak kita perkenalkan. Sehingga kita lakukan berbagai cara seperti mengalihbahasakan menjadi Bahasa Indonesia. Juga kami visualisasikan cerita. Salah satunya adalah Serat Centhini akan kami visualkan episode 1 dalam bentuk drama tarian humor dari Sahita,” papar Bonita dalam pers conference yang berlangsung di Food Factory Solo Paragon Lifestyle Mall, Selasa (20/6/2023).

Perform art Sahita dalam The Story of Centhini terbuka untuk umum. Bonita berharap lintas generasi bisa menyaksikan kesenian humor ini.

“Serat Centhini ini ada 1700 an halaman. Sebagai awalan kita ambil episode pertama dulu. Harapan saya kegiatan ini bisa jadi agenda mingguan. Sehingga menjadi tujuan wisata kalau dolan ke Solo. Jadi ke Solo tidak hanya kuliner saja, harus ada point of interest sehingga membuat orang tertarik untuk datang. Untuk saat ini harapan kami sebulan sekali bisa terlaksana,” terang Bonita.

Museum Keris tampilkan proses penempaan keris

Pengurus Museum Radya Pustaka Yanti menambahkan, selain perform Centhini, akan menampilkan konservasi naskah dan koleksi.

“Kami akan menampilkan konservasi seperti jamasan koleksi perunggu arca-arca. Edukasi merawat koleksi seperti naskah kuno juga konservasi koleksi dari bahan kayu. Semuanya itu kita kemas dengan konsep kekinian agar menarik generasi muda,” papar Yanti.

Ketua penyelanggara Rei Fatma menyampaikan, untuk Museum Keris Nusantara akan menampilkan proses tempa keris dengan menghadirkan empu keris.

“Keris memiliki filosofi kehidupan yang luar biasa. Hidup itu seperti keris, penuh tempaan untuk menjadi bagus. Ini tantangan luar biasa bagaimana menyuguhkan hal yang kuno, membosankan kita kemas secara kekinian agar pesannya sampai ke generasi muda,” jelas Rei.

Sementara itu, pengurus Museum Keris Nusantara, Anjar mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan dengan baik tempat untuk proses penempaan keris ini.

“Museum Keris memiliki tempat penempaan Namanya Besalen. Ini suhunya sangat tinggi dan butuh waktu untuk pemanasan. Selain menempa empu keris juga akan membacakan kidung-kidung kuno dan mantra doa saat pembuatan,” pungkas Anjar.