SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Respati Ardi menyampaikan rencana
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dalam menyediakan layanan psikolog gratis di sekolah-sekolah sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan mental Generasi Z yang dikenal kritis, kuat, dan menjunjung tinggi nilai equality (kesetaraan-red).
Hal ini ia sampaikan saat menghadiri seminar motivasi yang digelar PMI Solo bersama PMS dalam rangka memperingati Hari Relawan PMI, Kamis (18/12/2025) di Gedung Pertemuan PMS, Jalan Ir. Juanda No. 47, Solo.
“Program psikologi gratis ini diharapkan menjadi ruang aman bagi pelajar untuk bertumbuh secara emosional dan sosial,” ujarnya.
Respati juga menyampaikan pesan kepada siswa siswi yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) agar tidak terjebak dalam berburu validasi melalui jumlah pengikut di media sosial yang bersifat sementara.
Sebaliknya, para pelajar diajak untuk memperkuat interaksi nyata, investasi sosial, dan komunikasi dengan teman serta sahabat.
“Siapa tahu teman sebangku hari ini, kelak menjadi wali kota atau pengusaha hebat,” pesannya.
Lebih lanjut ditegaskan bahwa PMR menjadi pintu yang tepat bagi generasi muda untuk membangun aset intangible berupa yakni kepedulian sosial, nilai luhur yang tidak bisa dibeli dengan rupiah dan akan menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Seminar motivasi “Empowering Youth Strawberry to Glory, Gen Z Reaches for The Future” menghadirkan Andrie Wongso, motivator terkemuka nasional, yang memberikan inspirasi dan penguatan karakter bagi generasi muda agar tangguh, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dihadiri 445 pelajar SMA/SMK/MA se-Soloraya, melalui seminar ini, PMI Kota Solo dan PMS berharap dapat menumbuhkan generasi muda yang berkarakter, peduli, serta siap berkontribusi positif bagi bangsa dan kemanusiaan.







