JAKARTA, MettaNEWS – Program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah via kereta api resmi berakhir pada Selasa (17/3/2026). Sebanyak 640 pemudik diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen menuju Semarang menggunakan Kereta Api Tawang Jaya pada pukul 18.25 WIB.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. Delapan gerbong kereta tersebut melayani rute pantura dengan sejumlah pemberhentian, mulai dari Bekasi hingga Semarang.
“Alhamdulillah, hari ini kita purna memberangkatkan mudik. Tujuannya banyak, dari Pekalongan, Brebes, Tegal, Semarang sampai Pati,” kata Taj Yasin.
Ia menegaskan, program mudik gratis tidak sekadar menyediakan transportasi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi para perantau untuk berkumpul kembali dengan keluarga di kampung halaman. Termasuk di dalamnya pemudik disabilitas yang turut difasilitasi secara khusus.
Sebagai bentuk pelayanan lanjutan, Pemprov Jateng juga menyiapkan tim medis di stasiun tujuan untuk mengantisipasi kebutuhan kesehatan para pemudik setelah perjalanan panjang.
Selain itu, Taj Yasin mengingatkan para pemudik agar memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan serta menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan, terutama di bulan Ramadan.
Bagi para peserta, program ini memberikan manfaat nyata. Uyung Lestari (40), pekerja swasta asal Pati yang merantau di Jakarta sejak 2006, mengaku sangat terbantu karena bisa menghemat biaya perjalanan bersama keluarganya.
“Kalau tidak ikut ini, bisa habis sekitar Rp500 ribu per orang. Empat orang hampir Rp2 juta. Jadi sangat membantu,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Asharudin (32), pekerja bengkel asal Kendal yang kini bekerja di Tangerang. Ia mengaku beruntung berhasil mendapatkan tiket setelah mendaftar secara daring.
“Daftarnya online dan rebutan. Saya kebetulan dapat. Sangat membantu,” katanya.
Meski demikian, ia berharap kuota mudik gratis ke depan dapat ditambah agar lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat program tersebut.
Sebelumnya, pada siang hari, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, juga telah memberangkatkan 648 pemudik menggunakan Kereta Api Joko Tingkir menuju Solo.
Dengan keberangkatan terakhir ini, rangkaian program mudik gratis Pemprov Jawa Tengah tahun 2026 resmi ditutup, sekaligus menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.







