Usai Diresmikan UEA, Masjid Raya Sheikh Zayed Akan Dikelola Kemenag Solo

oleh

SOLO, MettaNEWS – Pemerintah Kota Solo kebut persiapan jelang peresmian Masjid Raya Sheikh Zayed Gilingan, Banjarsari yang rencananya akan diresmikan pada 17 November mendatang.

Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa mengatakan saat ini proses pengerjaan masjid sampai di tahap finisihing pendukung seperti parkir kendaraan dan ornamen.

“Tinggal beberapa finishing pendukungnya seperti putaran kendaraan, atau main existingnya saat dirapatkan kemarin.

Kalau masjidnya ini tinggal ornamen kita anggap itu finishing ya. Minggu depan saya kira selesai,” beber Teguh di sela-sela peninjauan, Rabu (19/10/2022).

Lebih lanjut, Teguh menargetkan pengerjaan masjid yang dihibahkan Pangeran Umi Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammad Bin Zayed Al-Nahya tersebut akan sesuai jadwal.

“Ya, sesuai jadwal, tadi disampaikan H-3 ini sudah clear, pagarnya susah dibuka tinggal pengawasan ini supaya belum bisa dimasuki oleh masyarakat umum,” katanya.

Dijadwalkan saat persemian Presiden RI Joko Widodo rencananya akan hadir dalam mendampingi UEA untuk menyerahkan Masjid Raya Sheikh Zayed ke Kementrian Agama (Kemenag) Kota Solo.

“Setelah peresmian nanti akan diatur oleh Kemenag yang punya kewenangan dulu sebelum dipasrahkan oleh pihak proyek pada pemkot Solo. Jadi harapannya secepatnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya,” terang Teguh.

Sebelum persemian pada 17 November mendatang, rencananya Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka akan meninjau masjid tersebut bersama protokoler kepresidenan pada Jumat (21/10/2022).

Sebelum benar-benar dikelola Kemenag Solo, Teguh menyebut dalam waktu sepekan segala urusan terkait alur penyerahan Masjid Raya Sheikh Zayed dari Pemkot Solo akan berjalan.

“Dan ini kan butuh waktu ya, artinya nanti akan ada tanda-tanda yang diberikan oleh timnya akan ada pejelasan alur. Saya yakin 1 minggu setelah peresmian ada hal-hal yang perlu diselesaikan sebelum diserahkan kepada Pemkot,” terangnya.

Adapun kapasitasnya Masjid Raya Sheikh Zayed ini mampu menampung hingga 10 ribu jamaah dengan rincian 4 ribu jamaah untuk area dalam dan 6 ribu jamaah area luar. Sedangkan untuk lahan parkir masjid ini mampu menampung hingga 28 bus.

“Lahan parkir yang belakang 28 bus. Kalau kapasitasnya yang benar-benar normal 10 ribu, di dalam 4 ribu atas bawah, 10 ribu sampai selasar dan tengah,” tutupnya.