SALATIGA, MettaNEWS – Seorang pria sepuh Choironi (59) tiga hari menghilang dari rumahnya di Kutowinangun Lor, Kecamatan Tuntang, Salatiga. Kejadian itu berlatar belakang masalah keluarga. SAR gabungan diterjunkan untuk menemukan Choironi dan membujuknya pulang.
Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto dalam siaran pers menjelaskan, peristiwa itu terjadi Rabu (17/5/2023) sekitar pukul 18.00 WIB. Choironi hendak ke rumah tetangga untuk pengajian, namun entah kenapa justru berjalanke arah sawah.
“Sejak itu dia tidak pulang. Ketika menerima laporan kejadian, kami mendapat informasi bahwa dia sedang ada permasalahan di keluarganya. Survivor ini sehari-hari tinggal bersama anak dan menantunya,” papar Heru.
Hingga, pencarian pun menggunakan metode preliminary, yakni mengumpulkan informasi dari keluarga dan warga sekitar.
“Pergerakan SAR mengikuti informasi dan perkembangannya. Hingga kemudian kami mendapat informasi, survivor dalam kondisi sehat. Jika malam tinggal di sawah dan siang hari memancing ikan di sungai,” imbuhnya.
Akhirnya, tim SAR yang juga mengerahkan anjing pelacak, berhasil menemukan Choironi sejauh 5 km dari rumah, Jumat (19/5) siang. Tim pencari pun berhasil membujuknya untuk pulang.
“Kami bersyukur bisa menemukan survivor dalam keadaan selamat. Dengan ini, operasi SAR telah berakhir. Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu,” tutup Heru.







