SOLO, MettaNEWS — Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, meninjau pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di sejumlah wilayah Kota Solo, Rabu (27/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Astrid memberi perhatian khusus terhadap pengelolaan limbah hasil penyembelihan agar tetap ramah lingkungan dan tidak mengganggu kesehatan masyarakat.
Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Masjid An-Nur Semanggi dan Masjid Darussalam Mojo di Kecamatan Pasar Kliwon, serta Masjid Al Hidayah Kadipiro di Kecamatan Banjarsari. Astrid melihat langsung proses penyembelihan, pengemasan daging kurban, hingga penanganan limbah di masing-masing lokasi.
Astrid menyebut, pengelolaan limbah menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kurban yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat sekitar. Ia meminta seluruh panitia memastikan sisa hasil penyembelihan ditangani dengan baik agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.
“Kebersihan lingkungan harus tetap dijaga. Limbah hasil penyembelihan harus ditangani dengan benar agar tidak mengganggu kesehatan masyarakat maupun mencemari lingkungan sekitar. Ini juga bagian dari tanggung jawab bersama,” papar Astrid.
Ia menilai kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan selama pelaksanaan kurban tahun ini sudah cukup baik. Di sejumlah lokasi, panitia langsung membersihkan area penyembelihan setelah proses pemotongan selesai sehingga lingkungan tetap bersih dan nyaman.
Astrid juga mengapresiasi semangat gotong royong para panitia dan warga yang bersama-sama menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian penting dari nilai kebersamaan dalam perayaan Hari Raya Iduladha.
Selain menyoroti pengelolaan limbah, Astrid turut mengingatkan pentingnya distribusi daging kurban dilakukan secara tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
“Esensi kurban adalah berbagi dan memperkuat rasa kemanusiaan. Karena itu distribusi daging kurban harus tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Dalam peninjauan tersebut, Astrid juga melihat tingginya partisipasi masyarakat, termasuk generasi muda yang ikut membantu proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban kepada warga.
Ia berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan budaya menjaga kebersihan lingkungan dapat terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Solo.
“Kalau semangat kebersamaan dan kepedulian sosial seperti ini terus dijaga, Kota Surakarta akan semakin kuat sebagai kota yang aman, nyaman, harmonis, dan sejahtera,” tegasnya.








