Terjadi Kerumunan di Lokasi Lampion Imlek, Gibran Akan Evaluasi

oleh
oleh
lampion pasar gede
Lampion di jembatan Pasar Gede sudah terpasang sejak Minggu (23/01/2022) malam | Metta News / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengakui telah terjadi kerumunan dan kemacetan arus lalu lintas saat seribu lampion di sekitar Balaikota dan Pasar Gede dinyalakan, Minggu (30/1/2022) malam kemarin. Dia mengaku akan melakukan evaluasi.

“Memang benar ada kemacetan sedikit, ada kerumunan juga. Nanti kita akan evaluasi,” ujarnya pada wartawan, Senin (31/1) siang.

Minggu malam, ribuan warga Solo tumpah ke Jalan Jenderal Sudirman di depan Balaikota hingga kawasan Pasar Gede. Mereka menikmati lampion yang baru dipasang untuk menyambut tahun baru Imlek.

Pada saat itu, arus lalu lintas dibiarkan tetap normal, sehingga menjadi macet parah karena kendaraan berbaur dengan masyarakat yang menikmati lampion. “Solo rasa Jakarta, Gladag – Balaikota hampir satu jam,” tulis Rido, warga Solo di akun FB.

Tentang kerumunan, Gibran berkomentar pendek. “Ya tidak apa-apa ada kerumunan sedikit, yang penting maskernya dipakai terus,” ujarnya.

Dia juga mengatakan tidak akan menutup jalan selama masa lampion menyala, karena akan merugikan banyak pihak.

“Kasihan orang-orang, nanti kalau ditutup. Mungkin solusinya, saya akan minta Dinas Perhubungan melakukan rekayasa lalu lintas. Nanti dirapatkan lagi, dan akan kita  evaluasi terus,” pungkasnya.