JAKARTA, MettaNEWS – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membuka Rakernas Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) ke-8 secara daring, Kamis (27/10/2022).
Berlangsung di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada 27-28 Oktober 2022, Rakernas mengusung tema “Sinergitas APBMI dengan BUP, Tersus, TUKS untuk Meningkatkan Produktivitas Bongkar Muat Pelabuhan.
Dalam acara tersebut Menhub Budi
meminta para pelaku usaha bongkar muat di pelabuhan mengelola usahanya secara profesional. Hal ini penting dilakukan agar kegiatan dapat dilakukan secara efektif dan efisien, sehingga mampu menekan biaya logistik nasional.
“Proses bongkar muat di pelabuhan menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kinerja sebuah pelabuhan. Semakin lama proses bongkar muat maka mempengaruhi turn round time kapal yang membuat operasional kapal semakin tinggi,” ujar Menhub dilansir Kemenhub.go.id.
APBMI yang merupakan wadah bagi para pelaku usaha bongkar muat, dimintanya untuk terus mendorong para anggota dalam penyesuaian diri dengan perkembangan dan perubahan di era revolusi industri.
Sebab menurutnya hal ini dapat berdampak pada kualitas pelayanan yang diberikan semakin meningkat. Mengingat, pelabuhan menjadi salah satu sektor yang mampu mendongkrak daya saing dan mendorong tumbuhnya perekonomian.
“Sejumlah upaya yang perlu dilakukan agar pelayanan semakin efektif dan efisien diantaranya yaitu: melakukan pembenahan dan penambahan infrastruktur, menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, dan pemanfaatan sistem informasi digital,” jelas Menhub.
Kemenhub telah memiliki regulasi tentang penyelenggaraan usaha jasa angkutan perairan, termasuk usaha bongkar muat barang di Pelabuhan, yaitu melalui Peraturan Menteri Perhubungan PM 59 Tahun 2021.
Salah satu yang diatur yakni SDM ketenaga kerjaan bongkar muat yang harus memiliki kompetensi di bidang bongkar muat yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi bongkar muat.
Pihaknya mengapresiasi inisiasi APBMI yang telah menggelar rakernas, yang diharapkan dapat menjadi ajang diskusi untuk membahas dan mencari solusi bersama memajukan usaha bongkar muat pelabuhan di Indonesia.







