SOLO, MettaNEWS – Dinas Perhubungan Kota Solo bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah X Jawa Tengah melakukan giat ramcek jelang mudik Lebaran bersama Satlantas Polresta Surakarta, Kamis (13/4/2023.
Dalam giat ini rombongan ramcek menempeli sejumlah armada milik perusahaan otobus (PO) dengan stiker Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Adapun fungsi dari stiker ini ialah sebagai acuan bagi pemudik yang hendak menggunakan moda transportasi bus. Baik saat hendak mudik maupun balik jalur darat pada Lebaran tahun ini.
Rombongan giat ramcek menyasar ke 4 lokasi seperti garasi PO Mulyo Indah, PO Mata Trans, PO Yes, dan PO Rosalia Indah. Pada setiap garasi tersebut, petugas melakukan pengecekan pengecekan fisik kendaraan maupun kelengkapan surat-surat penting.
“Ramcek terhadap armada bus yang akan melayani masa angkutan Lebaran,” kata Kabid Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungam Kota Surakarta, Henry Satya.
Stiker Kemenhub Indikasi Bus Lolos Ramcek Aman untuk Mudik
Untuk pengecekan surat-surat penting mulai dengan memastikan SIM pengemudi dan STNK masing-masing armada.
Berlanjut ke pengecekan masa berlaku surat pengawasan, dan surat izin trayek. Setelah itu baru pengecekan fisik seperti lampu utama, lampu sen, klakson, wiper, band, rem, keberadaan APAR, pemecah laca darurat, dan sebagainya.
“Jika ada yang tidak lengkap armada akan kami tunda untuk beroperasi dan harus lengkap dahulu sebelum berfungsi. Sementara yang lolos uji kami tempeli stiker berlogo Kemenhub,” sambung dia.
Stiker berlogo Kemenhub ini bisa merupakan acuan bagi pemudik yang hendak menempuh perjalanan jalur darat via moda transportasi bus. Masyarakat bisa melihat dengan seksama keberadaan stiker tersebut pada bagian kaca depan kendaraan.
Armada yang sudah berstiker Kemenhub indikasi bahwa armada tersebut telah lolos ramcek pemerintah. Ini penting mengingat perjalanan menggunakan bus masuk tiga besar pilihan moda transportasi terfavorit. Dengan presentase 18 persen dari 123,8 juta orang peralu perjalanan pada Masa Angkutan Lebaran 2023 ini.
“Ini rutin kami lakukan karena bus-bus ini H-7 kami prediksi sudah melintasi jalanan. sehingga kami lakukan (ramcek) H-9 ini. Kalau SOP sopir harus ada sopir cadangan dalam setiap perjalanan dan istirahat setelah menempuh 6 jam perjalanan,” ujar Henry.
Direktur PO Mulyo Indah, Joni Sun mengatakan kegiatan ramcek itu rutin dilakukan dari pemerintah saat momen-momen liburan yang berpotensi menimbulkan pergerakan masyarakat.
Pada Lebaran tahun ini sedikitnya ada tujuh armada yang akan digunakan oleh PO Mulyo Indah untuk melayani penumpang dengan trayek Yogyakarta-Solo-Bogor.
“Tadi sudah ada pengecekan fisiknya, kemudian sopir juga mendapat arahan untuk jaga kesehatan, jangan makan minum sembarangan. Ini kami terapkan sebagai aturan,” tukasnya.







