SOLO, MettaNEWS – Gibran Rakabuming juga mendapat banyak suara di TPS Khusus Griya PMI Peduli Mojosongo, Solo.
Sebanyak 112 warga disabilitas mental dan Lansia terlantar di Griya PMI Peduli, Kota Surakarta menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2024, Rabu (14/2/2024).
Hasil di TPS khusus ini untuk Presiden adalah paslon 1 mendapat 18 suara, paslon 2 sebanyak 45 suara dan paslon 3 meraih 32 suara. Sedangkan suara tidak sah 12 dan total surat suara 107.
Kepala Bagian Pelayanan Masyarakat PMI Kota Surakarta, Wanto, menuturkan bahwa dipilihnya Griya PMI Peduli sebagai TPS karena warga yang memiliki hak suara berjumlah lebih dari 100 orang.
“Karena jumlah warga di Griya PMI Peduli ini berjumlah 112. Maka kami memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai TPS,” ujarnya.
Tak hanya itu, Wanto juga menerangkan bahwa seluruh warga Griya PMI Peduli telah mendapat edukasi terkait pelaksanaan Pemilu 2024.
“Kami menerangkan kepada ODGJ dan Lansia tentang tatacara pencobolosan dan mengenal para kandidatnya juga,” ungkap Wanto.
Selama proses pemungutan suara bagi lansia dan disabilitas tentu ada beberapa hal yang menjadi syarat khusus. Yakni adanya pendampingan bagi para pemilih. Di Griya PMI Peduli, setiap warganya juga mendapat pendampingan saat proses pemilihan berlangsung serta dalam pengawasan tim medis (Dokter, Perawat dan Tenaga Pendukung lainnya).
“Dengan diberikannya hak pilih bagi ODGJ dan Lansia di Griya PMI Peduli dapat menghilangkan paradigma diskriminatif terhadap pasien ODGJ di masyarakat,” pungkas Wanto.







