SOLO, MettaNEWS – Sebanyak 788 putra-putri terbaik Kota Surakarta yang tergabung dalam Kontingen Patriot Bengawan resmi dilepas menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 di Semarang Raya.
Pelepasan kontingen berlangsung di GOR Indoor Manahan, Solo, Rabu (7/10/2026) malam. Dengan membawa semangat “Ajining Diri Ana ing Prestasi”, para atlet diminta tampil percaya diri sekaligus menjaga nama baik Kota Surakarta selama bertanding.
Kontingen Patriot Bengawan terdiri dari 608 atlet, 126 pelatih dan 54 official. Mereka membawa target besar, yakni mengoleksi 291 medali, dengan rincian 95 medali emas, 104 perak dan 92 perunggu.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan, keberangkatan ratusan atlet tersebut menjadi bagian dari transformasi olahraga di Kota Surakarta.
“788 putra putri terbaik Solo. 608 atlet, 126 pelatih dan 54 official. Target kita total 291 medali. 95 emas, 104 perak, 92 perunggu,” kata Respati.
Menurutnya, pembenahan olahraga di Kota Surakarta tidak hanya menyangkut pencapaian prestasi di arena pertandingan. Tata kelola organisasi olahraga juga harus terus diperbaiki agar semakin akuntabel, terbuka dan profesional.
“Semua Kota Surakarta sedang menghadapi transformasi dalam bidang olahraga, khususnya kita mulai dari KONI Kota Surakarta. Mulai akuntabel, terbuka, manajemen yang baik dan tata kelola pengurus kota masing-masing cabor,” ujarnya.
Dengan pembenahan tersebut, Respati mengajak seluruh atlet untuk tampil dengan penuh percaya diri di Porprov XVII Jawa Tengah.
Ia berharap prestasi olahraga Kota Surakarta dapat terus meningkat dan mampu menunjukkan kualitas terbaik di tingkat Jawa Tengah.
“Dengan bekal itu saya mengajak seluruh atlet untuk bertanding dengan percaya diri. Dan kita tunjukkan prestasi olahraga di Kota Surakarta menjadi yang terbaik se-Jawa Tengah,” tegasnya.
Respati juga mengingatkan para atlet bahwa mereka tidak hanya membawa kepentingan pribadi maupun cabang olahraga. Di balik seragam dan logo Kota Surakarta yang dikenakan, terdapat nama baik daerah yang harus dijaga.
“Menang dengan sportif dan kalah dengan terhormat. Kalian bukan cuma berangkat bertanding tetapi juga membawa nama baik Kota Solo,” katanya.
Her Suprabu: Jangan Jadi Pelengkap
Ketua KONI Kota Surakarta Her Suprabu menegaskan para atlet Patriot Bengawan harus berangkat dengan keyakinan untuk berprestasi.
Menurutnya, para atlet yang dilepas merupakan putra-putri terbaik Kota Surakarta yang telah melewati proses latihan panjang, melelahkan dan penuh pengorbanan.
“Di balik seragam yang kalian kenakan hari ini, ada keringat yang tak terhitung, ada latihan yang melelahkan, ada pengorbanan waktu, tenaga dan pikiran. Semua itu telah menempa kalian menjadi pejuang-pejuang olahraga yang siap bertarung dengan terhormat,” ujar Her.
Ia meminta atlet tidak hanya mengejar status sebagai peserta Porprov.
“Saya ingin kalian berangkat dengan satu keyakinan: kita datang bukan untuk menjadi pelengkap, tetapi datang untuk berprestasi dan menjadi yang terbaik,” tegasnya.
Namun, Her mengingatkan bahwa kemenangan bukan semata-mata soal medali. Menurutnya, kemenangan sejati juga ditunjukkan melalui sportivitas, disiplin, mental juara dan semangat pantang menyerah.
Para atlet diminta bertanding dengan hati berani, pikiran tenang dan semangat yang menyala.
“Jangan pernah takut menghadapi lawan yang lebih unggul di atas kertas. Karena dalam olahraga, yang menentukan bukan nama besar, melainkan kerja keras, fokus dan tekad yang kuat,” katanya.
Her juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan official yang selama ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet.
Ia berharap seluruh elemen kontingen dapat menyatukan tekad dan doa agar perjuangan Patriot Bengawan di Semarang Raya membuahkan hasil terbaik.
“Bawalah pulang prestasi, bawalah pulang kebanggaan, dan buktikan bahwa Surakarta adalah kota yang mampu melahirkan atlet-atlet juara,” ujarnya.
Her kemudian menegaskan slogan yang menjadi pegangan kontingen Surakarta.
“Ajining Diri Ana ing Prestasi. Harga diri kita terletak pada prestasi yang kita raih, pada perjuangan yang kita lakukan dan pada kehormatan yang kita jaga,” katanya.
Supriyanto: Jadikan Semarang Raya Panggung Pembuktian
Sementara itu, Chef de Mission (CDM) Porprov 2026 Kontingen Surakarta, Supriyanto, mengatakan malam pelepasan bukan sekadar seremoni. Momentum tersebut menjadi perayaan atas kerja keras, disiplin dan pengorbanan para atlet serta pelatih yang telah berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
Menurut Supriyanto, para atlet yang berdiri dalam barisan parade merupakan putra-putri terbaik Kota Bengawan yang mengemban amanah besar untuk mengharumkan nama Kota Surakarta.
“Kalian adalah pahlawan yang berangkat bertugas dengan semangat juang, kekompakan serta mental juara,” ujarnya.
Supriyanto meminta seluruh atlet, pelatih dan official menjadikan arena Porprov di Semarang Raya sebagai panggung untuk membuktikan kemampuan terbaik mereka.
“Bertandinglah dengan gagah berani layaknya Patriot sejati dan jadikanlah arena di Semarang Raya sebagai panggung untuk membuktikan bahwa kalian adalah yang terbaik di Jawa Tengah,” katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan para atlet untuk tetap menjaga sikap selama menjalankan tugas.
Ia mengangkat filosofi Jawa tentang andhap asor, sekaligus mengingatkan agar para atlet tidak bersikap adigang, adigung dan adiguna. Bahkan ketika berhasil menjadi juara, mereka diminta tetap rendah hati.
“Kalau kita menang sebagai juara, kita tetap andhap asor,” tegasnya.
Supriyanto juga meminta seluruh atlet menjaga kesehatan dan nama baik Kota Surakarta.
“Selamat berjuang, jaga kesehatan, jaga nama baik Kota Surakarta dan yang terpenting bawa pulang kemenangan itu,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan keyakinannya terhadap kekuatan kontingen yang membawa nama Patriot Bengawan.
“Saya yakin Patriot Bengawan bisa, Patriot Bengawan hebat dan Patriot Bengawan sejahtera,” katanya.
Kini, sebanyak 608 atlet bersama pelatih dan official siap menjalankan misi besar di Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Target 95 emas menjadi tantangan yang harus dijawab dengan kerja keras di arena pertandingan.
Dari Kota Solo, Patriot Bengawan pun berangkat membawa semangat pesan yakni berjuang maksimal, bertanding sportif, menjaga kehormatan dan membawa pulang prestasi untuk Surakarta.








