SOLO, MettaNEWS– Grand Final Pemilihan Duta Genre Surakarta 2024 sukses diselenggarakan pada Sabtu (20/7) di Pendapi Gedhe Balai Kota Surakarta.
Acara yang dimulai pukul 18.00 WIB ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan pemilihan yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.
Melibatkan 72 remaja di Kota Surakarta yang kemudian tersaring menjadi 10 pasang finalis putra dan putri, nama Muhammad Wafiq Iskandar dan Naura Ade Putri berhasil membawa pulang gelar Duta Genre Surakarta 2024.
Penampilan dance dari para peserta yang berkolaborasi dengan Duta Genre Surakarta 2023, Wildan Kusuma dan Nadia Yayang, menjadi pembuka luar biasa.
Antusiasme tamu undangan sekaligus masyarakat yang datang mengerumuni Balai Kota pun memegang andil dalam menambah kemeriahan atmosfer acara.
Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, bersama dengan beberapa perangkat daerah (OPD) lainnya turut hadir malam itu.
Mengisi sambutannya, Teguh menyampaikan bahwa pemerintah tidak pernah lelah dalam mencanangkan sekaligus melaksanakan program-program yang berkaitan dengan keluarga, terutama Kota Surakarta.
“Pemerintah selalu mengintervensi dengan program-program yang berkaitan dengan keluarga. Mulai dari gizi, pendidikan, kesehatan, perumahan, termasuk lingkungan. Semua difasilitasi negara.”
Ia kemudian menambahkan pula perihal tugas Duta Genre dalam melakukan sosialisasi fokus tersebut kepada para remaja sebaya dengan bahasa dan pendekatan yang lebih mudah.
“Tugas Duta Genre yang terpilih nanti adalah memberikan pencerahan kepada anak-anak satu generasinya. Kalau komunikasinya masih selinear pasti akan nyaman dan aman. Mereka akan cepat menerima karena beberapa kesamaan, seperti bahasa dan kesamaan hobi.”
Hal menarik dalam pelaksanaan Grand Final Pemilihan Duta Genre Surakarta 2024 ini adalah waktu. Sejak digelar pada beberapa tahun yang lalu, tahun ini menjadi kali pertama Genre Surakarta mengadakan puncak pemilihan di malam hari.
“Alasan utama kami adalah untuk mencari suasana baru. Kami berharap dengan diadakan pada malam hari, hal ini dapat meningkatkan glamour acara, tingkat kehadiran, intimasi, dan juga rasa hangat. Pun halaman balai kota di tiap weekend selalu ramai, sehingga diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat luas,” jelas Tomo Bawono, selaku Ketua Pelaksana.







