Semarak Kemerdekaan, SMP Muhammadiyah PK Solo Gelar Lomba 17an

oleh
oleh
Lomba 17 an
Lomba Balap karung memakai helm digelar dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-78 RI pada Rabu, 16 Agustus 2023

SOLO, MettaNEWS – Memperingati HUT ke 78 Republik Indonesia, SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta gelar beragam lomba 17 an.

Sebanyak 369 siswa kelas 7, 8, dan 9 mengikuti kegiatan yang digelar Rabu (16/8/2023) di sekolah.

Kepala SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Muhdiyatmoko, M.Pd., mengungkapkan apresiasinya. Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia sebagai upaya meningkatkan rasa nasionalisme. Serta semangat berkompetisi para siswa.

“Kepada para siswa, selamat berlomba dan berkompetisi. Junjunglah sportivitas dan kejujuran. Sebagai generasi muda kita harus memiliki rasa cinta terhadap tanah air Indonesia,” ungkapnya saat membuka kegiatan perlombaan.

Ketua IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) SMP Muhammadiyah PK llAlifia Putri Noveria <span;>menjelaskan tujuan kegiatan peringatan 17 Agustus di sekolah ini sebagai sarana menjalin kekompakan antar siswa. Dan meningkatkan rasa nasionalisme cinta tanah air.

“Kegiatan peringatan 17 Agustus berlangsung dalam dua agenda, hari Rabu ini, kita mengadakan perlombaan. Kemudian, Jumat depan kegiatan konser Merah Putih di sekolah,” ungkapnya.

Alifia menambahkan ragam perlombaan meliputi tarik tambang, karung helm, bakiak, makan kerupuk, dan pecah balon.

Konser merah putih akan menampilkan potensi bakat dari para siswa seperti menyanyi, membaca puisi, bermain musik, dan sebagainya.

Sementara itu, siswa kelas 9 A, Aji Muhammad Raihan bersama timnya mengaku senang karena meraih juara satu lomba tarik tambang. Agar bisa juara, Aji benar-benar mempersiapkan strategi khusus bersama tim.

“Bisa meraih juara satu dengan mengatur strategi yang matang dan berbagi posisi dengan teman. Teman yang posisi paling belakang memakai sarung tangan bertugas menahan. Posisi barisan kami buat zig zag agar dapat mengontrol manuver lawan,” ungkap Aji.

Faktor yang membuat timnya bisa memenangkan perlombaan tarik tambang, menurut Aji adalah kekompakan dan kerja sama. Serta bisa menentukan peluang saat menarik tambang.

“Perlombaan sangat asyik, ramai dan meriah. Semoga event ini bisa meningkatkan kekompakan dan rasa nasionalisme para siswa,” kata Aji.

Rijal Wafi Kahananto siswa kelas 9 C juga menyampaikan hal senada. Meskipun timnya meraih juara ketiga, tetapi ia merasakan keseruan saat perlombaan tarik tambang.