SD Muhammadiyah 1 Solo Dukung Program Solo Kota Cerdas Pangan Lewat Dapur Sehat Sekolah

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS — SD Muhammadiyah 1 Solo mendukung program Solo Kota Cerdas Pangan melalui keberadaan dapur sehat sekolah yang telah beroperasi selama satu dekade. Dapur sehat tersebut berdiri sejak 2015 dan menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menyediakan pangan sehat, aman, dan ramah anak bagi peserta didik.

Hal itu disampaikan Humas SD Muhammadiyah 1 Solo, Dwi Jatmiko, saat menghadiri live talkshow bertajuk “Membangun Kerjasama Urban dan Peri Urban untuk Suplai Pangan Sehat di Sekolah” yang digelar oleh Gita Pertiwi di Ruang Anggrek Hotel Dana, Solo, Kamis (18/12/2025).

Menurut Jatmiko, konsep Kota Cerdas Pangan atau Food Smart City tidak hanya menekankan pada ketersediaan pangan, tetapi juga pada aspek keberlanjutan lingkungan serta keadilan akses pangan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak sekolah.

“Ke depan, model kerja sama urban dan peri urban ini diharapkan dapat dilembagakan melalui kebijakan yang kuat, baik dalam bentuk surat edaran bersama lintas kementerian maupun regulasi daerah yang mewajibkan sekolah mengadopsi standar pangan sehat yang berkemajuan,” tuturnya.

Ia menambahkan, SD Muhammadiyah 1 Solo yang berdiri sejak 1935 di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Sri Sayekti, secara konsisten mendukung program Solo Kota Cerdas Pangan melalui pengelolaan dapur sehat ramah anak di lingkungan sekolah.

Kota Surakarta sendiri diketahui memiliki keterbatasan produksi pangan akibat minimnya lahan pertanian di wilayah perkotaan. Kondisi ini diperparah dengan tingginya kebutuhan pangan masyarakat, termasuk adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah, sehingga meningkatkan ketergantungan pada pasokan pangan sehat dari luar daerah.

“Menyikapi kondisi tersebut, dapur sekolah selalu selektif dalam pengolahan bahan makanan. Proses produksi dan tempat penyajian dilakukan secara terpisah untuk menjaga kebersihan dan higienitas makanan,” jelas Jatmiko.

Makanan di dapur sehat SD Muhammadiyah 1 Solo disajikan secara prasmanan, sehingga siswa dapat memilih menu dan lauk sesuai selera mereka. Sistem ini juga menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk mengenal pola makan sehat dan seimbang sejak dini.

Lebih dari sekadar penyedia makanan, dapur sehat sekolah juga berfungsi sebagai sarana pembentukan karakter serta menjadi rujukan sumber belajar, baik di tingkat lokal maupun internasional.

“Keberlangsungan dapur sehat bukan hanya soal menyiapkan makanan, tetapi juga membangun karakter anak didik dan menjadi pusat pembelajaran yang mendukung terwujudnya Solo sebagai Kota Cerdas Pangan,” pungkasnya.