SOLO, MettaNEWS – Ribuan warga memadati rute Karnaval Pawai Pembangunan Kota Solo 2023 di sepanjang Jalan Slamet Riyadi hingga Balai Kota Solo, Jumat (18/8/2023).
Pawai yang dimulai pukul 15.30 WIB ini terpantau belum usai hingga malam tiba. Antusias warga masih tinggi meski pawai berjalan lebih lama dibandingkan tahun lalu.
Menampilkan 17 titik prioritas pembangunan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka yakni Taman Balekambang, Museum of Culture & Technology, Koridor Gatot Subroto Ngarsapura.
Solo Safari, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Islamic Center, Lokananta, Sentra UKM Mebel Gilingan, PLTSA Putri Cempo, Selter Manaha.
Pasar Jongke, Elevated Rail Simpang Tujuh Joglo, Gedung Olahraga Indoor Manahan, Solo Techno Park, Pura Mangkunegaran, Kawasan Semanggi Mojo dan Keraton Surakarta.
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan putra sulungnya, Jan Ethes Srinarendra ikut serta dalam pawai ini. Keduanya menaiki kendaraan Alutsista Ranpur M113 A1 Be bersama Ketua DPRD Kota Solo, Budi Prasetyo.
Tak seperti pejabat kebanyakan yang biasanya memakai kostum Soekarno maupun tokoh pahlawan.
Gibran justru tampil mengenakan kostum yang terbilang unik yakni juru parkir berwarna biru. Sementara Jan Ethes mengenakan seragam TNI.
Mereka memulai pawai dari simpang empat Gendengan Purwosari. Dalam pawai itu, Gibran dan Jan Ethes membagi-bagikan mainan.
Ditemui di sela-sela pawai, Gibran mengaku sengaja mengenakan baju juru parkir lantaran profesi ini menjadi penyumbang retribusi.
“Konsepnya retribusi. Ya gapapa to. Tidak ada pesan apa-apa, pawai aja ya. Baju parkir yang dipilih? Penyumbang retribusi,” ujar Gibran.
Gibran menyebut pawai pembangunan tahun ini sangat bagus. Ia kemudian bergegas untuk pulang lebih dulu dengan alasan Jan Ethes akan les.
“Bagus-bagus. Sesuk meneh (besok lagi ya-red). Anakku selak (keburu-red) les,” pungkasnya.
Gelaran pawai pembangunan Solo menjadi magnet tersendiri bagi warga dari daerah lain. Salah satunya Ayla Pertiwi (21) warga Karanganyar yang sengaja datang karena penasaran.
“Datang karena belum pernah ke sini jadi aku exited banget lihat pawai ini dari jam 4 sore sampai nanti selesai. Tahu pawai ini dari teman terus penasaran pengin ikut,” kata Ayla.
Ayla mengaku terkesan dengan meriahnya pawai pembangunan di Kota Solo. Meski dirasa sangat melelahkan karena peserta pawai sangat panjang, Ayla mengaku tak kapok.
“Kesannya sangat heboh meriah, bagus tapi kayanya lama banget molor terus terlalu panjang. Tapi ya nggak nyangka ternyata warga Solo sangat excited lihat pawai ini. Pengin nonton lagi tahun depan karena asik banget mau lihat Jan Ethes karena tahun ini nggak sempet ketemu dia sudah pulang,” ujar Ayla.
Karnaval Pawai Pembangunan Solo 2023 ini digelar Pemerintah Kota Solo dengan mengajak Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) untuk menyalakan kembang api selama 20 menit di penghujung karnaval.







