Rangsang Sensori Motorik – Kognisi dan Cinta Tanah Air, Puspa HIC Ajak Anak Lomba Hari Kemerdekaan RI

oleh
Puspa Holistic Integratif Care
Keseruan lomba HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Puspa HIC, Sabtu (23/8/2025) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Klinik tumbuh kembang anak terbesar dan terlengkap di Kota Solo, Puspa Holistic Integratif Care (HIC) menggelar peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Sabtu (23/8/2025) di kliniknya yang terletak di Jl. Teratai I No. 27 Mangkubumen, Banjarsari, Solo.

Mengusung tema Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju, acara 17 Agustusan ini diisi dengan serangkaian kegiatan, mulai dari lomba balap gelas, tarik holahoop, estafet gelas sampai pada pengenalan profesi pemadam kebakaran.

Manager Puspa HIC, dr. Nadjibah Yahya, Dipl CIBTAC, M.Pd mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa nasionalisme cinta Tanah Air pada anak sekaligus memenuhi rangsang sensori motorik  dan kognisi pada anak.

Sebanyak 90 anak yang terdiri dari anak-anak intern Puspa (Daycare dan siswa terapi) dan eksternal Puspa dibagi dalam kategori perlombaan yang berbeda menyesuaikan kondisi masing-masing anak.

“Acara peringatan 17 Agustus ini selain untuk menanamkan rasa nasionalisme juga untuk stimulasi yang memang harus kita lakukan ke anak-anak Puspa HIC, baik yang memiliki kekurangan yang bisa diterapi atau cerdas istimewa dan bakat istimewa. Kita harus membuat event tanpa ada perbedaan,” ujarnya.

Puspa HIC
Keseruan lomba HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Puspa HIC, Sabtu (23/8/2025) | MettaNEWS / Adinda Wardani

Anak-anak juga diajak mengenal sosok pahlawan masa kini, salah satunya adalah petugas pemadam kebakaran. Diharapkan anak-anak akan memiliki jiwa patriotik yang tinggi dan semangat menolong sesama.

“Anak-anak didampingi oleh orangtuanya, ada ayah, ibu dan pengasuhnya. Kegiatan ini juga untuk bounding biar anak-anak dekat dengan orangtuanya. Karena dalam terapi kita, kita melibatkan orangtua,” terangnya.

Acara yang rutin digelar setiap Hari Kemerdekaan ini diharapkan memberi kenangan positif bagi anak tentang bagaimana menjalani hari dengan bahagia dan penuh semangat.

“Pengalaman bertanding akan memupuk jiwa kompetisi, meningkatkan semangat juang dan melatih kerjasama. Lomba-lomba yang dilaksanakan di area out door memberi kesempatan anak untuk berinteraksi lebih dekat dengan alam,” sambungnya.

Puspa HIC
Keseruan lomba HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Puspa HIC, Sabtu (23/8/2025) | MettaNEWS / Adinda Wardani

Jenis lomba yang dipilih tidak hanya seru, namun juga sebagai sarana melatih kemampuan kognitif dan motorik anak. Seperti lomba menyusun gelas, di mana anak usia pra sekolah diminta menyusun gelas sesuai dengan kelompok warna.

Lomba menyendok air warna warni, bisa melatih kekuatan otot jari dan tangan, juga koordinasi mata dan tangan. Lomba-lomba lain seperti balap gelas, estafet gelas dan tarik holahop menjadi sarana berlatih bagi anak untuk mendukung tumbuh kembang dengan lebih baik. 

“Di acara ini kami mengadakan kompetisi. Kami ingin jiwa-jiwa kompetisi di hati anak-anak itu muncul agar jiwa juangnya juga ada. Karena kami juga banyak menangani gangguan anak-anak dengan perilaku tidak mau kalah, dia selalu menang. Caranya membuat mereka sembuh dari kelainan itu ya dengan kompetisi,” ujarnya.

Puspa HIC, layanan tumbuh kembang anak yang terintegrasi dengan unit pendidikan Yayasan Al Firdaus Surakarta berkomitmen dalam penyelenggaraan layanan pendidikan yang berkualitas.

Telah hadir sejak tahun 2023, klinik ini  mempertegas komitmen Al Firdaus dalam menyelenggarakan pendidikan yang humanis dan inklusif, dengan membaurkan anak-anak reguler dengan anak-anak berkebutuhan khusus, belajar dan bermain bersama di sekolah.

Salah satu orangtua peserta lomba Puspa HIC, Niar (35), menilai kegiatan ini mampu menumbuhkan jiwa sosial anak melalui interaksi.

“Menyenangkan, anak-anak bisa berinteraksi sama yang lain. Kan biasanya kalau terapi sendiri, ini ada sosialisasinya. Anak-anak juga lebih happy,” ujar Niar.

Sebagai kegiatan yang positif, ia berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan setiap tahunnya.

“Ini adalah kegiatan positif, harapannya setiap tahun terus diadakan lebih ramai dan variatif,” tukasnya.