Rakernas NPC Indonesia, Siapkan Atlet untuk APG Kamboja, Hangzhou dan Paralimpiade 2024

oleh
Rakernas NPC Indonesia
Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun saat sambutan dalam Rakernas NPC di Hotel Hotel Grand Mercure Solo Baru, Senin (13/2/2023) malam | Dok: NPC

SOLO, MettaNEWS – Pembukaan rapat kerja nasional (rakernas) National Paralympic Committee (NPC) Indonesia telah berlangsung di Hotel Grand Mercure Solo Baru, Senin (13/2/2023) malam. Dalam Rakernas NPC Indonesia ini hampir seluruh perwakilan provinsi hadir untuk ikut mempersiapkan planning pekerjaan kedepan.

Terdapat perwakilan 32 provinsi berikut dengan Ketua Umum NPC Indonesia Sanny Marbun, Sekertaris Umum NPC Rima Fredianto hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Rakernas ini merupakan hal yang sangat penting. Karena selain berfungsi sebagai ajang silaturahmi. Penyelenggaraan rakernas merupakan amanat konstitusi organisasi yang merupakan modal dasar, bagi upaya pengembangan NPCI. Menuju organisasi solid, produktif, dan professional,” beber Senny Marbun Ketua Umum NPCI (13/2/2023).

Saat ini yang menajadi fokus utama dari NPC ialah pertandingan internasional. Yang mana pada 2023 ini terdapat 2 penyelenggaraan bergengsi tingkat Asean dan Asian.

“Yang pertama Asean Para Game ke-12 2023 di Kamboja dari jadwal mulai tanggal 6 juni hingga 9 juni. Selanjutnya yang Asian Para Game Hangzhou 2023 Tiongkok Cina sekitar bulan September – Oktober,” jelas Senny.

Dari event yang akan berlangsung tersebut Senny mengajak semua wilayah provinsi untuk terus menggenjot potensi para atlet. Selain itu pada tahun 2024 Pertandingan bergengsi internasional bagi atlet difabel akan berlangsung. Yakni Paralimpiade Paris 2024.

Rakernas NPC Indonesia, Atlet Prioritas APG Hangzhou dan Paralimpiade Paris 2024

Sebelumnya, selesai penyelenggaraan APG Indonesia tahun 2022 sebagai atlet yang menjadi prioritas menuju APG (Asian) Hangzhou 2023 dan Paralimpiade paris 2024 harus bertahan untuk mengikuti Pelatihan Nasional (Pelatnas) di Kota Solo.

“Menpora minta kita benar-benar siap untuk menghadapi Paralimpade. Di Tokyo, dulu kita peringkat 41, lebih baik dari peringkat 50 yang saat itu kita targetkan. Nanti di Paris kita belum memutuskan untuk target, tapi sudah pasti harus lebih baik dari peringkat 41,” ujar Rima Fredianto.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak bisa menutupi kesenangannya melihat tamu-tamu dari berbagai penjuru Indonesia.

“Mereka datang kesini untuk rapat kerja NPC. Untuk mempersiapkan pertandingan besar seperti, di Aceh, Kamboja, Hangzhou. Tentu saja torehan prestasinya makin bagus dan membanggakan Indonesia,” ungkap Ganjar.

Dari tahun ke tahun, memang NPC Indonesia kini kian berprestasi. Buktinya, dalam acara ini terdapat penyerahan penghargaan dari Muri Rekor kepada Senny Marbun sebagai Pribadi Pelopor Pembibitan dan Pembinaan Prestasi Atlet Disabilitas.