Rajin Jabat Tangan dan Menyapa, UpayaTeguh Prakosa-Bambang Gage Bangun Kedekatan Emosional Warga Solo

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo nomor 01, Teguh Prakosa-Bambang ‘Gage’ Nugroho, tetap getol berjabat tangan dan menyapa warga.

Dalam setiap kampanye maupun konsolidasi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Teguh dan Bambang dipastikan selalu bersalaman dengan seluruh peserta.

Bahkan aksi jabat tangan menjadi aktivitas pertama yang mereka lakukan kepada siapapun yang dijumpai di lokasi kegiatan, tak peduli banyak atau sedikit warga yang hadir.

Ternyata aksi jabat tangan Teguh dan Bambang itu bukan tanpa alasan.
“Jadi kalau sudah bersalaman, ada ‘rasa’ yang tumbuh. ‘Weh calon gelem nyalami aku.’ Saya merasakannya, dengan menyapa dan bersalaman bisa membangun ‘rasa’ antara saya dengan orang yang saya salami,” jelas Bambang.

Bagi pengusaha muda yang aktif berkegiatan sosial ini, jabat tangan menjadi upaya untuk mendekatkan diri dan membangun hubungan emosional dengan warga. Apalagi jika dilanjutkan dengan sapaan dan berswafoto.

“Terlebih Ibu-ibu kalau mengajak selfie pasti kami menyempatkan waktu. Sengan digandeng sembari berswafoto, mereka sangat senang sekali. Kebahagiaan ini menjadi modal dan semangat kami untuk terus melakukannya,” bebernya.

“Bahkan ada momen ketika warga yang sudah sepuh tiba-tiba minta dirangkul. ‘Mas aku kok durung dirangkul, mau ibue wis dirangkul lho. Kok aku durung.’ Hal semacam ini sungguh sangat menyentuh hati,” imbuh Bambang.

Di sisi lain, aksi jabat tangan itu menjadi perwujudan tekad paslon yang didukung Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Buruh, Partai Garuda dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) tersebut untuk memenuhi target dari Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo. Oleh FX Rudy, Teguh dan Bambang ditarget bersalaman dengan minimal 270 ribu warga Solo selama masa kampanye Pilwalkot 2024.

“Tapi sungguh ada chemistry lain. Ini bukan sekadar kegiatan protokol, namun sungguh membangun ‘rasa’ di hati. Hangat dan dekat dengan rakyat. Ini yang kita bangun,” tutur Gage.

FX Rudy menjelaskan bahwa aksi jabat tangan dengan 270 ribu warga Solo menjadi modal bagi Teguh Prakosa dan Bambang Gage saat berkontestasi dalam Pilkada 2024.

“Pemilih dalam Pilkada Solo 2024 ini ada sekitar 430 ribu. Jadi dengan berjabat tangan minimal dengan 270 ribu warga Solo, Teguh-Gage bakal dikenal oleh 270 ribu orang,” ungkap FX Rudy.

Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan, jabat tangan adalah wujud nyata niat paslon 01 untuk membangun persaudaraan dan persahabatan dengan warga. Di samping itu, berjabat tangan dengan warga juga membuka pintu komunikasi.

“Ini membangun kedekatan emosional. ‘Ooo iki Mas Teguh calon wali kotane, ooo iki Mas Bambang calon wakil wali kotane’. Kami tidak mau, mereka datang glundang-glundung tanpa bersalaman. Secara etika ini jelas tidak baik,” urainya.