Program Angkutan Motor Gratis, Stasiun Purwosari Targetkan 9 Ribuan Kuota

oleh
Program angkutan motor gratis
Program angkutan motor gratis (motis) DJKA dan kai di Stasiun Purowsari, Rabu (27/4/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Pada lebaran tahun ini, salah satu program dari pemerintah kembali dilaksanakan. Melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Kementrian Perhubungan RI mengadakan program angkutan sepeda motor gratis (motis). Program ini ditujukan bagi pemudik yang menggunakan kereta api sebagai armada lebaran.

Bertujuan untuk mencegah adanya kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan penggunaan kendaraan roda dua saat mudik maupun balik lebaran, program ini dapat dimanfaatkan di berbagai stasiun, salah satunya Stasiun Purwosari, Solo.

Person In Charge (PIC) Motis Purwosari, Achmad Ssugiono menyebuy program yang akan berjalan selama sepuluh hari ini, terbagi menjadi dua waktu pelaksanaan. Yakni pada tanggal 26-30 April mendatang untuk program motis yang dikhususkan untuk mudik lebaran. Selanjutnya pada arus balik pada 5-9 Mei mendatang, program ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengirimkan motor kembali ke perantauan.

“Untuk motis yang diselenggarakan pemerintah dari DJKA ke penugasan KAI logistik itu ada dua. Motis selatan terdiri dari 7 stasiun, Purwosari, Klaten Lempuyangan, Kutoarjo, Purwokerto, Cirebon dan Jakarta Gudang. Sedangkan untuk motis utara itu Jakarta Gudang, Cirebon, Tegal, Pekalongan dan Semarang,” tutur Achmad saat ditemui di Stasiun Purwosari, Rabu (27/4/2022).

Menargetkan 9.280 motor yang mengikuti program ini selama 10 hari, Achmad menyebut pemberangkatan angkutan motis di Stasiun Purwosari saat ini  baru mencapai 10%. Tidaklah banyak, hal ini karena terdapat program motis yang diselenggarakan oleh pihak lain. Sehingga meskipun kembali diadakan setelah 2 tahun absen, masyarakat pun sudah memanfaatkan program yang sama sebelum motis DJKA KAI.

“Untuk saat ini minim karena ada program pemerintah yang dari Dishub juga. Kemungkinan nanti ramainya pas arus balik. Sekarang ramainya dari Jakarta ke Jawa Timur ke Purwosari,” ucapnya.

Adapun syarat yang perlu diperhatikan peserta motis diantaranya, KTP, tiket mudik, SIM serta STNK. Hanya berlaku untuk motor maksimal 200 CC, peserta harus mengosongkan BBM yang ada di tangki terlebih dahulu sebelum diangkut ke gerbong kereta.

Program ini dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan menyesuaikan jumlah kuota yang tersedia. Achmad menjelaskan, gerbong kereta yang berjumlah 8 gerbong, 1 gerbong memiliki kapasitas 58 motor.

“Satu kereta itu isinya 58 unit kali 8 gerbong. Maksimal pemberangkatan dalam sehari 928 dari dua sisi, utara dan selatan. Kalau satu sisinya ada 464,” jelasnya.

Tidak hanya kereta api, Achmad menyebut pihaknya melayani semua moda transportasi seperti bus atau pun travel. Asal menunjukkan tiket mudik dan sudah mendaftar secara online.

“Kebanyakan kebarangkatan motis itu ke Jakarta Dua, Purwokerto, Kroya sama Cirebon,” pungkasnya.