SEMARANG, MettaNEWS – Tim sepak bola Kota Surakarta membidik kemenangan saat menghadapi Kabupaten Demak dalam lanjutan fase grup Porprov XVII Jawa Tengah Semarang Raya 2026, Jumat (23/10/2026). Tambahan tiga poin menjadi target utama Laskar Kota Bengawan setelah bermain imbang 1-1 melawan Kabupaten Kudus pada pertandingan perdana Grup A.
Pertandingan Surakarta kontra Demak dijadwalkan berlangsung di Stadion Undip Semarang mulai pukul 15.00 WIB. Kemenangan dibutuhkan untuk menjaga peluang Surakarta melangkah ke semifinal, terlebih pada laga terakhir fase grup mereka akan menghadapi tuan rumah Kota Semarang.
Manajer tim sepak bola Surakarta, Rianto Ardi Nugroho, mengatakan hasil imbang melawan Kudus menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih dan pemain. Ia berharap timnya mampu tampil lebih baik saat menghadapi Demak serta memaksimalkan peluang untuk meraih kemenangan.
“Secara keseluruhan, hasil 1-1 menjadikan kami harus bekerja lebih keras pada pertandingan kedua dan ketiga agar bisa lolos ke semifinal. Target kami hari ini adalah menang untuk mempermudah jalan ke babak selanjutnya, mengingat pertandingan ketiga akan melawan tuan rumah Semarang,” ujar Rianto saat dihubungi melalui pesan singkat.
Menurut Rianto, para pemain masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan ketika menghadapi Kudus. Permukaan lapangan yang dinilai keras dan tidak rata turut memengaruhi permainan Surakarta, terutama pada awal pertandingan.
Surakarta bahkan harus tertinggal lebih dahulu setelah Kudus memperoleh hadiah tendangan penalti pada awal babak pertama. Namun, Laskar Kota Bengawan mampu bangkit dan menyamakan kedudukan melalui gol dari skema permainan terbuka.
Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi Demak. Selain meningkatkan efektivitas permainan, Surakarta juga perlu mewaspadai karakter lawan yang dinilai mengandalkan serangan balik.
Rianto menyebut tim pelatih telah menyiapkan penyesuaian taktik berdasarkan karakter permainan Demak. Rotasi pemain juga berpeluang dilakukan dengan mempertimbangkan hasil evaluasi pertandingan pertama serta kondisi fisik para pemain.
“Kami menyesuaikan rotasi dengan hasil evaluasi, taktik yang akan digunakan, serta kondisi pemain setelah pertandingan pertama. Perubahan taktik juga akan disesuaikan dengan model permainan Demak, terutama untuk mengantisipasi serangan balik mereka,” jelasnya.
Jaga Kebugaran Pemain
Kebugaran menjadi perhatian penting bagi Surakarta karena harus menjalani tiga pertandingan dalam tiga hari berturut-turut, mulai Kamis (22/10/2026) hingga Sabtu (24/10/2026).
Untuk menjaga kondisi pemain, tim telah mengupayakan sejumlah metode pemulihan, mulai dari ice bath, pengaturan asupan makanan sebelum dan sesudah pertandingan, hingga pengelolaan waktu istirahat.
Di tengah jadwal pertandingan yang padat, keinginan untuk melaju ke semifinal menjadi motivasi bagi para pemain untuk tetap tampil maksimal. Rianto berharap dukungan rekan-rekan serta doa masyarakat Surakarta dapat menambah semangat tim dalam menghadapi laga krusial tersebut.
“Keinginan seluruh anggota tim untuk lolos ke semifinal menjadi motivasi bagi kami untuk mengejar tiga poin melawan Demak. Dukungan rekan-rekan dan doa masyarakat Surakarta juga menjadi stimulan bagi pemain agar terus berjuang maksimal,” tandasnya.
Setelah menghadapi Demak, Surakarta dijadwalkan bertemu Kota Semarang pada pertandingan terakhir Grup A, Sabtu (24/10/2026), pukul 15.00 WIB di Stadion Citarum Semarang.








