SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Respati Ardi berharap agar momentum pelantikan pengurus PMI Kota Surakarta periode 2026-2031 dapat menjadi semangat baru dalam melayani masyarakat untuk memperkuat misi kemanusiaan yang berdampak bagi masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran kepengurusan PMI Periode 2026-2031. Saya sangat berharap PMI bisa eksis dan yang terpenting adalah berdampak kepada masyarakat,” kata Respati usai pelantikan di Loji Gandrung, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, PMI merupakan mitra strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Termasuk mensukseskan program-program pemerintah terutama dalam hal pengentasan kemiskinan.
“Seperti arahan bapak Presiden angka kemiskinan harus ditekan dan menjadi prioritas bagi seluruh kepala daerah dan pejabat yang bertugas untuk fokus pada pengentasan kemiskinan. Dan PMI menjadi mitra strategis pemerintah kota dalam fokusnya untuk membantu pengentasan kemiskinan dan pekerjaan-pekerjaan kemanusiaan lainnya,” terangnya.
Oleh karena itu, Respati memastikan jika Pemkot Solo akan siap bersinergi dengan PMI Surakarta untuk memperluas jangkauan program sosial. Sinergi ini akan mencakup pada pemberdayaan kelompok rentan seperti lansia, disabilitas serta masyarakat yang membutuhkan.
“Nantinya PMI dengan PKK Kota Surakarta akan selalu bekerja sama untuk memberdayakan lansia, rekan-rekan disabilitas dan membantu saudara kita yang perlu memerlukan bantuan serta misi kemanusiaan lainnya,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Surakarta Sumartono Hadinoto menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pihaknya mengaku siap menjadi solusi untuk kebutuhan sosial.
“Kami menyadari tantangan ke depan semakin komplek. Perubahan iklim, dinamika sosial serta kebutuhan masyarakat, kesiagaan bencana pelayanan kesehatan terus berkembang sehingga menuntut PMI lebih sigap, inovatif dan kolaboratif,” jelasnya.
Dalam memperkuat peran PMI, pihaknya akan meningkatkan kapasitas relawan dan menjaga standar pelayanan. PMI juga akan memperluas kerja sama dengan semua pihak untuk pengoptimalan layanan.
“Kami tidak dapat bekerja sendiri, PMI adalah milik masyarakat dan kekuatan terbesar kami adalah dukungan dari seluruh elemen warga Surakarta. Mari kita jadikan PMI sebagai rumah bersama untuk menebar kebaikan menolong, sesama tanpa membedakan suku agama dan latar belakang,” imbuhnya.







