Penghuninya Cuma 200 Ribu Orang, Inilah Warga yang Bisa Tinggal di Ibu Kota Nusantara

oleh
oleh
Ibu Kota Nusantara
Wujud visual Ibukota Negara Nusantara menurut Jokowi | Doc : Twitter @Jokowi

JAKARTA, MettaNEWS – Ibu Kota Nusantara, akan mulai berpenghuni pada tahun 2024, ketika pemerintahan mulai pindah dari Jakarta ke sana. Pemerintah merancang, ada sekitar 200 ribu penduduk akan tinggal di IKN. Mereka bukan saja aparat negara, tetapi juga ada golongan lain termasuk warga tidak mampu.

Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono dalam keterangan tertulisnya awal November menyebut, pengembangan infrastruktur nantinya tidak hanya untuk aparatur sipil negara (ASN) dan TNI-Polri, tetapi juga bagi elemen masyarakat lainnya.

“Nantinya ada empat kelompok masyarakat di IKN. Mereka itu ASN, TNI-Polri, penduduk lokal, kemudian pekerja. Misalnya nanti ada sekolah-sekolah, ada gurunya. Kemudian misalnya hospital atau rumah sakit, klinik, itu juga kan ada susternya, segala macam itu juga harus diakomodasi,” ujarnya.

Bambang mengatakan Presiden Joko Widodo meminta pengembangan hunian di IKN juga memberi ruang untuk masyarakat sekitar seperti penduduk lokal dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Bambang memperkirakan populasi IKN akan mencapai 200 ribu orang pada tahun 2024 nanti. Menurut Bambang, jumlah tersebut merupakan jumlah keseluruhan dari penduduk IKN termasuk penduduk lokal hingga pekerja di sektor lain.

“Penduduknya itu di 2024 kira-kira 200 ribuan. Tidak ada pemisahan, semua warga IKN,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bambang menyebut strategi pengembangan infrastruktur tersebut merupakan salah satu upaya dalam menjawab pertanyaan investor terkait peluang usaha di IKN. Nantinya, kata Bambang, pihaknya akan membangun infrastruktur dengan populasi yang cukup bagi investor untuk menanamkan modal di sejumlah titik di IKN.

“Yang penting populasinya cukup untuk para investor itu mempertimbangkan bahwa ini memiliki daya beli yang cukup,” kata Bambang.