Panglima Jilah Ungkap Kabar Terbaru Film Kolosal Bareng Jokowi, Proses Casting Masih Berjalan

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terlibat dalam film kolosal yang digagas Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah, masih terus berlanjut.

Panglima Jilah memastikan proyek film tersebut hingga kini masih dalam tahap persiapan, termasuk proses pemilihan pemeran atau casting.

“Itu tetap berlanjut. Ya, itu tetap berlanjut,” jawab Panglima Jilah saat ditemui di Sumber, Banjarsari, Solo, Senin (10/8/2026).

Menurut dia, waktu dimulainya proses syuting masih menunggu kesepakatan seluruh pihak yang terlibat dalam produksi.

“Karena kita tergantung kesepakatan kita memulainya,” katanya.

Ketika ditanya mengenai perkembangan terbaru proyek tersebut, Panglima Jilah menyebut proses produksi sudah mulai berjalan. Saat ini, tim masih melakukan casting untuk menentukan para pemeran.

“Tetap berjalan, casting-casting tetap,” tegasnya.

Meski demikian, Panglima Jilah belum mengungkapkan judul film maupun karakter yang akan dimainkan Jokowi.

Panglima Jilah tiba bersama rombongan dengan mengenakan batik lengan panjang. Setelah menunggu di ruang transit, ia kemudian dipanggil untuk menemui Jokowi.

Pertemuan keduanya berlangsung sekitar 30 menit.

Kali ini, kedatangan Panglima Jilah bukan hanya untuk membahas berbagai rencana, tetapi juga secara khusus mengundang Jokowi menghadiri acara adat Dayak yang akan digelar pada 22 Agustus 2026.

“Kita akan mengundang beliau ke acara adat Dayak di tanggal 22 Agustus,” ujar Panglima Jilah.

Menurutnya, acara tersebut merupakan pertemuan besar yang akan dihadiri sekitar 20.000 peserta.

Panglima Jilah menegaskan, kunjungannya ke Solo tidak berkaitan dengan agenda Jokowi berkeliling daerah. Ia menyebut kedatangannya secara khusus untuk menyampaikan undangan acara adat.

“Bukan agenda keliling Jokowi. Khusus acara adat. Tidak ada sangkut pautnya dengan agenda Bapak keliling. Ini memang khusus acara adat saja,” tegasnya.

Ketika ditanya apakah Jokowi nantinya akan mendapatkan penganugerahan gelar dalam acara tersebut, Panglima Jilah belum memberikan kepastian.

“Untuk sementara acara adat. Beliau adalah tokoh bangsa ini,” ujarnya.

Panglima Jilah mengatakan, Jokowi diundang karena memiliki hubungan baik dengan masyarakat Dayak. Ia menilai selama menjabat sebagai presiden, Jokowi telah memberikan perhatian dan pembangunan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Selama beliau menjadi presiden, beliau banyak membangun kita juga,” katanya.

Dengan demikian, selain memastikan proyek film kolosal masih berjalan. Panglima Jilah menyebut film itu akan mengangkat cerita masyarakat Dayak pada masa lampau, termasuk hubungan dan kolaborasi antara masyarakat Dayak dengan Jawa serta Majapahit.

“Filmnya menceritakan cerita-cerita Dayak di masa lampau, bagaimana kolaborasi Dayak dengan Jawa, Majapahit. Pokoknya peran beliau peran utama, ya. Nanti akan kita buat sebaik mungkin,” kata Panglima Jilah pada Mei 2026 lalu.

Namun, hingga kini detail karakter Jokowi maupun jadwal produksi film tersebut masih belum diumumkan.