Pagar Keraton Kartasura Dirusak, Gibran Lakukan Antisipasi Jaga Cagar Budaya Solo

oleh

SOLO, MettaNEWS – Keraton Kartasura, salah satu bagian dari perjalanan panjang sejarah Kerajaan Mataram. Memiliki satu bagian penting yakni pagar tembok yang terletak Krapyak Kulon, Kartasura, Sukoharjo saat ini dalam kondisi yang memprihatinkan.

Telah runtuh dijebol salah seorang pemilik lahan, pada Kamis (21/4/) lalu, kejadian ini memantik semua kalangan.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka pun ikut menyayangkan kejadian tersebut. Gibran pun mempertanyakan akan koordinasi yang sebelumnya apakah sudah dilakukan dengan pihak setempat.

“Apa nggak koordinasi sama RT, RW, lurah sama camat. Di Kartasura ya. Saya juga kaget sudah rata,” tutur Gibran saat ditemui di Rumah Dinas (Rumdin) Loji Gandrung, Sabtu (23/4/2022).

Gibran akhirnya juga membahas tentang pemeliharaan cagar budaya yang ada di Solo. Tidak hanya Keraton Surakarta, di luar itu, pihaknya menyebut cagar budaya yang ada telah terdata. Sehingga hal ini dapat mencegah adanya hal yang tidak diinginkan seperti di Keraton Kartasura ini terjadi di Solo.

“Kalau di Solo, di luar keraton juga, bangunan-bangunan cagar budaya kan sudah terdata semua. Mau nyentuh, mau renovasi, ngecat sedikit aja harus lapor. Nggak bisa merubah bentuk, merubah warna apalagi langsung dibongkar. Itu ngawur,” tegasnya.

Tindakan apapun yang dilakukan terhadap cagar budaya yang ada di Kota Bengawan, disebutkan Gibran sepatutnya semua tindakan masuk dalam pelaporan.

Pihaknya pun telah membuat antisipasi agar cagar budaya di Solo tetap lestari dan terjauhkan dari permaslahan yang dapat menghilangkan jejak sejarah.