SOLO, MettaNEWS – Peringatan Earth Hour menjadi kegiatan global yang diadakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF). Di Indonesia peringatan Earth Hour ini jatuh pada Sabtu (26/3). Kegiatan ini mengajak individu bahkan komunitas untuk menunjukan kepedulian dan kontribusinya terhadap upaya penanggulangan perubahan iklim secara simbolis melalui aksi mematikan listrik, termasuk lampu dan peralatan elektronik selama 60 menit.
Salah satu tempat yang ikut berpartisipasi yaitu hotel di Solo yang secara serentak memadamkan listrik pada pukul 20.30 hingga 21.30. Salah satu hotel yang turut serta dalam peringatan ini adalah salah satunya di Adhiwangsa Hotel & Convention Solo.
General Manager Adhiwangsa Hotel & Convention Solo, Darmanto menyebut tamu yang menginap juga dapat berpartisipasi dalam memperingati Earth Hour. Kegiatan tersebut dimulai dengan mengajak tamu berkumpul di area Lobby untuk melakukan sharing singkat mengenai Earth Hour kemudian dilanjut berdoa bersama bagi bumi.
Usai berdoa bersama, semua yang hadir kemudian menyalakan lilin estafet serta bersama sama menyalakan lilin pusat berbentuk 60+. Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh hiburan musik akustik dan juga coffe break diakhir acara.
“Kegiatan Earth Hour tahun ini berbeda dengan tahun biasanya, dilihat dari jumlah partisipan tamu yang datang juga melebihi ekspetasi dengan kurang lebih 30 tamu. Bahkan kegiatan tahun ini terkesan sangat hidup karena setiap tamu dan staff ikut serta dalam mendoakan dan menyalakan lilin secara bersamaan.” Ujar Darmanto.
Sementara itu, Public Relation Adhiwangsa Hotel & Convention Solo, Mahadewi Lourdes mengatakan perinagatan Earth Hour dengan tagline “Matikan Lampu Ciptakan Cahaya Baru Bagi Bumi” ini sangat berkesan bagi Adhiwangsa Hotel & Convention Solo. Sebab acara tersebut bukan hanya seperti mematikan listrik dan menggantinya dengan menyalakan lilin saja, namun juga menciptakan kehangatan tersendiri bagi tamu maupun staff melalui canda tawa, bernyanyi, dan juga kegiatan positif bersama.
“Kegiatan Earth Hour diharapkankan dapat meningkatkan rasa kepedulian terhadap Bumi, meningkatkan kesadaran dalam penghematan listrik, serta mempererat hubungan setiap individu lepas individu.” Tutur Mahadewi.








