500 Wisatawan di Karimunjawa Telantar karena Cuaca Buruk, Pemerintah Kirim Kapal Besar

oleh
oleh
Petugas Basarnas dan sejumlah pejabat menyambut 500 wisatawan yang dijemput KMP Kelimutu di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (28/12/2022) | dok Basarnas

SEMARANG, MettaNEWS – Cuaca buruk di perairan Laut Jawa sepekan ini, membuat ratusan wisatawan di Karimunjawa tertahan tak bisa pulang. PT Pelni akhirnya mengirim kapal besar untuk menjemput mereka, Rabu (28/12/2022).

“KMP Kelimutu menjemput mereka tadi tengah malam, pelayaran lebih kurang 6 jam dan pagi ini sampai di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan selamat,” tutur Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto, Rabu pagi.

Wisatawan yang tidak bisa pulang karena cuaca buruk, berjumlah 500 orang terdiri dari 451 wisawatan lokal dan 49 sisanya turis asing. Mereka umumnya sudah seminggu ini telantar. Karena itu, KMP Kelimutu yang dalam trayek reguler dari Kalimantan ke Semarang, sengaja singgah ke Karimunjawa untuk misi tersebut.

Penjemputan menggunakan kapal Pelni, merupakan permintaan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Jepara bersama Koordinator Pos SAR Jepara, Arum Dwi Hartanto.

Heru Suhartanto menjelaskan, wisatawan di Karimunjawa sebagian besar menyeberang dari Jepara menggunakan feri atau kapal cepat. Dengan jarak sekitar 60 mil laut dari Jepara, butuh waktu 2 jam dengan kapal cepat atau 5 jam dengan feri.

“Tapi sejak sepekan lalu, ombak setinggi 3-4 meter dengan angin dari arah barat di atas 20 knot. Semua penyeberangan dihentikan, sehingga ratusan wisatawan tidak bisa pulang. Ini merupakan fenomena alam yang sering terjadi di Karimunjawa,” ujarnya.

Jalan terbaik untuk mengeluarkan mereka dari Karimunjawa, pemerintah mengirimkan KMP Kelimutu yang berukuran panjang 100 meter, lebar 18 meter dan mampu membawa 1.000 penumpang sekaligus.