SOLO, MettaNEWS – Event olahraga disabilitas ASEAN Para Games (APG) XI ditutup malam ini, Sabtu (6/8/2022). Dalam perhelatannya selama enam hari, APG sukses berjalan sejak 30 Juli lalu.
Selama perhelatan APG, cuaca di salah satu venue Stadion Manahan Solo nampak cerah. Hingga event ini berakhir, kehadiran Raden Rara I Wulandari atau biasa dikenal Mbak Rara pawang hujan begitu menarik.
Bagaimana tidak, wanita ini mengaku dirinya menjadi pawang hujan dalam perhelatan APG di Solo. Dikatakan Rara, ia diminta secara langsung oleh Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka untuk membantu opening dan closing APG.
“Kita sebagai warga Indonesia ada acara ASEAN Para Games jadi ya ikut serta. Karena memang saya dimintai tolong mas Gibran untuk membantu, terutama untuk opening dan closing,” beber Rara saat ditemui MettaNEWS, Jumat (5/8/2022).
Dalam bertugas ia mencampurkan kearifan lokal untuk membantu mengendalikan cuaca selama APG berlangsung.
“EO nya sempat minta tolong aku tapi waktu itu sempat sakit jadi aku saranin untuk gabungan pawang lokal dan Rara jadi sama-sama melayani,” terangnya.
Meski dalam bertugas ia kerap sendiri, pihaknya dibantu event organizer (EO) untuk memantau cuaca.
“Saya biasanya sendiri, tim EO menyediakan pawang hujan karena pastinya kan ada kearifan lokal tapi ini kayanya sudah mendung, agak sawang-sawang kuku,” katanya.
Menggunakan ramalan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), pihaknya menyebut cuaca di Solo akan cerah selama APG. Pun dalam pelaksanan Kirab Hajad Dalem 1 Sura 1956 Ehe Keraton Surakarta lalu, pihaknya mengaku juga terlibat.
“Kalau dari BMKG ramalannya cerah waktu malam kirab saya juga ikut di keraton karena kan saya juga kejawen, sudah dua tahun nggak ada kemarin itu cerah jadi ya kita sama-sama melayani,” bebernya.
Saat momen itulah Rara mengaku dihubungi Gibran.
“Mas Gibran langsung menghubungi saya waktu di keraton sama-sama doa sama-sama dipawangi. Harapannya ASEAN Para Games terselenggara dengan baik, cerah terus, amin,” tutupnya.
Dari pantauan MettaNEWS, Rara si pawang hujan kerap terlihat dibeberapa acara di Solo. Kemunculannya pertama kali diketahui saat Kirab 1 Sura Pura Mangkunegaran Solo, Jumat (29/7/2022) lalu. Setelahnya ia kembali muncul jelang Opening Ceremony ASEAN Para Games di Stadion Manahan Solo, Sabtu (30/7/2022) siang.
Pada kitab budaya aunching prangko seri prajurit Keraton Surakarta, Rara berada di barisan pelajar yang membawa pranhko raksasa berukuran 2×1,5 meter, Sabtu (5/8/2022).







