MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah Tinggal 19 Hari, Taj Yasin Ungkap Persiapan Capai 80-90 Persen

oleh
oleh

SEMARANG, MettaNEWS – Persiapan Jawa Tengah sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XXXI Tahun 2026 terus dimatangkan. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyebut kesiapan penyelenggaraan ajang nasional tersebut kini telah mencapai sekitar 80-90 persen.

Hal itu disampaikan Taj Yasin seusai memimpin rapat koordinasi persiapan MTQ Nasional di Ruang Rapat Gedung B Lantai 5 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin (24/8/2026).

Taj Yasin mengatakan, rapat tersebut menjadi bagian dari finalisasi persiapan menjelang pelaksanaan MTQ Nasional yang akan dimulai pada 11 September 2026. Dengan demikian, waktu persiapan tersisa kurang dari 19 hari.

“Hari ini kita melakukan rapat persiapan, hampir finalisasi untuk menjelang MTQ 2026. Insyaallah 80 sampai 90 persen sudah kita kerjakan. Sebagai tuan rumah harus menjadi tuan rumah yang baik, bisa menghormati tamu dengan baik,” kata Taj Yasin.

Menurutnya, sejumlah hal yang dibahas dalam rapat antara lain pemetaan jadwal kedatangan para kafilah serta agenda kunjungan pejabat kementerian ke Jawa Tengah.

Pemprov Jawa Tengah juga memastikan berbagai kegiatan pendukung MTQ dapat terdistribusi dengan baik sehingga para kafilah dan tamu dari berbagai daerah mendapatkan pelayanan yang optimal selama berada di Jawa Tengah.

MTQ Nasional Jadi Momentum Promosi Pariwisata Jawa Tengah

Taj Yasin menegaskan, penyelenggaraan MTQ Nasional 2026 tidak hanya berorientasi pada perlombaan. Event tersebut juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap masyarakat serta perekonomian daerah.

Salah satu sektor yang dipersiapkan adalah pariwisata, khususnya pengembangan konsep pariwisata ramah Muslim di Kota Semarang.

Para kafilah nantinya diharapkan dapat mengikuti agenda city tour untuk mengenal sejumlah destinasi wisata di Jawa Tengah.

“Harapannya masyarakat ini bisa mengunjunginya, para kafilah bisa di sana, bisa ada city tour untuk mempromosikan pariwisata-pariwisata kita,” ujarnya.

Selain pariwisata, Pemprov Jateng juga mendorong keterlibatan pelaku UMKM agar penyelenggaraan MTQ Nasional dapat memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

“Yang kedua adalah UMKM-nya. UMKM-nya bagaimana kita dorong supaya ada dampaknya,” kata Taj Yasin.

Pelaksanaan MTQ Jadi Prioritas Utama

Taj Yasin menambahkan, kesiapan teknis pelaksanaan MTQ menjadi prioritas utama. Pemprov Jateng ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi para kafilah maupun pengunjung.

“Yang ketiga adalah pelaksanaan MTQ tersendiri yang paling utama. Kita pastikan perjalanan ini benar-benar sesuai dengan harapan kita, bisa menjamu dan bisa menyenangkan para pengunjung plus para kafilah dari berbagai luar,” ujarnya.

Ia memastikan Pemprov Jawa Tengah bersama seluruh pihak terkait akan terus melakukan penyempurnaan persiapan hingga pelaksanaan MTQ Nasional 2026.

Jadwal MTQ Nasional 2026

MTQ Nasional ke-XXXI Tahun 2026 akan dipusatkan di Lapangan Simpang Lima, Semarang, pada 11-20 September 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi kafilah pada 11-12 September 2026, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan MTQ pada 12 September 2026.

Pelaksanaan berbagai cabang musabaqah dijadwalkan berlangsung pada 13-18 September 2026. Selanjutnya, Rapat Pleno dan acara penutupan digelar pada 19 September 2026.

Para kafilah dijadwalkan kembali ke daerah masing-masing pada 20 September 2026.

Dengan persiapan yang telah mencapai 80-90 persen, Pemprov Jawa Tengah menargetkan MTQ Nasional 2026 berlangsung sukses sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata, UMKM, dan berbagai keunggulan Jawa Tengah kepada masyarakat dari seluruh Indonesia.