Menparekraft Sandiaga Uno Tutup Gelaran Solo Great Sale ke-10 Kadin Surakarta

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – ‘Kota Budaya gelar event belanja. Bertabur diskon dan hadiah sebulan lamanya. Solo Great Sale telah sukses terselenggara, industri pariwisata berdaya Solo makin berjaya’.

Pantun dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno ini menutup gelaran Solo Great Sale ke-10 (SGS), Minggu (2/6/2024) di halaman Balaikota Solo.

Sandiaga mengapresiasi Kadin Surakarta yang mengangkat tema Pesona Wisata dan Belanja di Kota Budaya, pada SGS ke 10.

“Saya melihat dampaknya langsung kepada UMKM dan nanti akan kita hitung berapa jumlah ekonomi yang bergerak. Kami akan turunkan tim.kajian. Dan juga kami harapkan lapangan kerja yang tercipta,” ujar Sandi.

Sandi menyebut Kemenparekraft selalu mendorong promosi branding Kota Solo sebagai Kota budaya. Terlebih lanjut Sandi, Solo baru saja mendapatkan penghargaan dari UNESCO sebagai Unesco Creative Cities Network.

“Kita harapkan ini bisa menginspirasi. Dengan inovasi adaptasi dan kolaborasi bersama-sama kita gerak cepat gerak bersama dan gaspol. Untuk berikutnya, Kota Solo harus kita usulkan menjadi City of Gastronomy ke United Nastions World Tourism Organization (UN Tourism),” ujarnya.

Sandi berharap langkah ini bisa tercapai sehingga target pergerakan wisata Nusantara sebanyak 1,5 miliar dan target kunjungan wisatawan mancanegara serta pencapaian lapangan kerja 4,4 juta bisa tercapai.

Sandi juga kembali mengingatkan pada semua pihak untuk bangga memakai produk Indonesia.

“UMKM akan menjadi bagian dari pembangunan ekonomi kita. Karena UMK menciptakan 97% lapangan kerja di Indonesia,” tuturnya.

Pada penutupan SGS ke 10 ini juga dilakulan pengundian hadiah dari point belanja masyarakat. Dengan hadiah utama 1 buah mobil.

Ketua Kadin Surakarta Ferry Septha Indrianto menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang selalu membersamai dan mendukung SGS dari tahun ke tahun.

“Kegiatan ini memberi kesempatan kami untuk mengoptimalisasi program Ayo Berkadin. Untuk merangkul pengusaha dari lini paling dasar yakni PKK dan usaha rumahan. Untuk masuk dalam ekosistem perekonomian secara nasional,” jelasnya.

Ferry menyebut program ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Yang menekankan bahwa mengelola sumber daya nyata yang dimiliki suatu daerah.

“Agar memiliki fokus kepada dampak dan kemitraan yang melibatkan pemerintahan, pelaku usaha dan masyarakat. Sebagai upaya percepatan yang dikerjakan secara holistik atau lebih utuh. Serta lebih transparan dan akuntabel dengan semangat tidak boleh satupun yang tertinggal,” tegasnya.

Ferry menyebut semangat yang dibawa Kadin Kota Surakarta sejalan dengan upaya untuk 17 titik pembangunan prioritas.

“Surakarta telah mengupgrade infrastruktur dan kemudian menempatkan sebagai pusat kegiatan nasional dan strategi tersebut telah membawa progres. Yaitu oleh Kementerian Bappenas pada tahun 2024 ini telah melihat potensi Kota Solo menjadi salah satu Metropolitan baru di kota Jawa Tengah setelah kota Semarang. Ini berikan peluang Kota Surakarta memanfaatkan momentum percepatan ekonomi secara inklusif,” bebernya.

Untuk memulai proses percepatan ekonomi inklusof melalui aglomerasi investasi, juga dilakukan penandatangan komitmen dengan Kadin se Solo Raya.

“Kami akan terus berkomunikasi dan melakukan perbaikan ke depannya untuk dapat memiliki dampak positif yang bermanfaat bagi kita semua. Agar semua pihak dapat memiliki peran dalam terwujudnya aglomerasi Solo Raya,” pungkasnya.