SUKOHARJO, MettaNEWS – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) luluskan mahasiswa tanpa skripsi pada tahun ini. Melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Ratantra Rasjid Agitama Luis mahasiswa jurusan Geografi menjadi lulusan pertama yang bebas skripsi.
Ratantra menyebut ia dinyatakan lulus oleh pihak universitas setelah mengkonversi kegiatan MBKM dengan mata kuliah skripsi. Mengacu pada pedoman program talenta inovasi Indonesia yang dikeluarkan oleh Kemendikbudristek Tahun 2021. UMS membuat kebijakan SK Rektor UMS No. 155/II/2017, tentang bimbingan tugas akhir atau skripsi, serta Permenristek Dikti RI No 20 Tahun 2018 tentang Penelitian Permendikbud RI No.3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Perguruan Tinggi.
“Mekanisme agar dapat lulus melalui jalur ini adalah dengan mengikuti program magang bersertifikat. Melalui magang ini saya konversikan program kerja menjadi mata kuliah skripsi. Sistem penilaian diambil melalui laporan magang,” ungkap Ratantra.
UMS mendukung lahirnya ide kreatif cemerlang para mahasiswa yang dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada. Fakultas Geografi UMS telah menerapkan sistem konversi program kerja atau kegiatan MBKM menjadi SKS sejak tahun 2021.
“Saya rasa seluruh universitas di Indonesia mendukung program ini. Program yang bertujuan untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas secara kooperatif antar mahasiswa dengan pihak yang ada di luar kampus. Sehingga diharapkan mahasiswa dapat belajar dan menerapkan ilmu yang didapatkan saat kuliah didunia kerja,” imbuhnya.
Ratantra yang merupakan Mantan Gubernur BEM Fakultas Geografi UMS periode 2019 lalu ini merasakan keistimewaan MBKM. Keistimewaan tersebut seperti mendapatkan relasi yang lebih banyak di luar. Selain itu, Ratantra dapat membandingkan bagaiamana kerja di instansi dan bagaimana perbedaan ketika belajar secara teori dan praktek.
Laporan akhir MBKM yang diangkat berjudul “Kajian Neraca Penatagunaan Tanah Sektoral Perkebunan di Kabupaten Sukoharjo” berhasil ia pertahankan dihadapan dosen pembimbing dan penguji pada Ujian Skripsi Jalur MBKM di Ruang Zoom Meeting, Sabtu (29/01/2022).
Dekan Fakultas Gografi yang juga sebagai dosen penguji I, Jumadi, Ph.D memberikan apresiasi atas partisipasinya dalam kegiatan MBKM sehingga dapat mengkonversi mata kuliah skripsi.
Ratantra menyebut terdapat persyaratan ketetapan kelulusan dari fakultas yang telah ia penuhi. Ratantra mampu memenuhi syarat untuk mengambil mata kuliah skripsi melalui kegiatan MBKM relevan dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) di Fakultas Geografi
Dalam waktu kegiatan minimal 6 bulan, Ratantra mendapatkan persetujuan konversi dari kepala program studi, pembimbing, dan pembahas review. Ratantra menuturkan ia memiliki luaran berupa laporan kegiatan magang dan luaran pilihan artikel publikasi ilmiah jurnal, artikel publikasi prosiding dan sertifikat HaKI yang menjadikannya lulus tanpa skripsi di tahun ini.







