Mengenal Rianto, Maskot SIPA 2022 yang Getol Kenalkan Budaya Mangkunegaran di Jepang

oleh
SIPA
Jumpa pers Solo International Performing Arts (SIPA) ke-14, Rabu (10/8/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Solo International Performing Arts (SIPA) ke-14 memilih seniman asal Banyuwangi sebagai maskot. Rianto menjadi salah satu seniman yang sudah go international mementaskan tariannya di berbagai belahan dunia. Salah satu yang luar biasa ialah ketika menjadi salah satu penari Indonesia yang tampil pada malam inagurasi pengukuhan Presiden Amerika Barack Obama di Capital Hill pada tahun 2009.

Prestasi ini begitu membanggakan terlebih Rianto juga aktif mengenalkan tari budaya Solo Mangkunegaran dan Banyuwangi lewat Dewandari Grup Dance yang ia miliki bersama sang istri di Jepang. Rianto mengatakan atas dasar ini ia lolos seleksi sebagai maskot SIPA 2022. Juga atas rekomendasi para seniman Solo salah satunya Eko Supriyanto atau lebih dikenal Eko Pace sang koreografer andalan Pemerintah Kota Solo.

“Kita menyiapkan konsep fire dance holy panting bagi para penari, proses berjalan dari Minggu ini sampai nanti pertunjukkan proses pelatihan dengan penari dan penata musik Memet,” kata Rianto kepada MettaNEWS, Rabu (10/8/2022).

Peran yang diambil ini, akan mengarahkan para remaja dan anak-anak untuk menjadi generasi muda yang teredukasi seni melalui sebuah pertunjukan. SIPA selalu berkomitmen untuk terus menyuguhkan acara seni yang menarik dan berkualitas. Maka dari itu popularitas Rianto pada pelestarian seni tradisi yang turut membawanya ke dalam seni industri tentu sejalan dengan semangat SIPA. Sosok Rianto dianggap layak untuk diangkat sebagai maskot dan diberikan penghormatan melalui panggung festival dunia.

Penari kelahiran 8 September 1981, Rianto atau yang akrab disapa Rian merupakan seniman tari dan koreografer yang telah memiliki banyak apresiasi serta penghargaan salah satunya adalah juara pertama Festival Tari serta Koreografi Tradisi Yogyakarta (2001). Saat ini, Rianto memutuskan untuk tinggal di Jepang dan mendirikan sanggar tari pada tahun 2016 yang diberi nama Dewandaru Dance Company (DDC) di Tokyo. Untuk memperkenalkan seni tari lebih dalam di festival dunia, Rianto berkenan untuk kembali ke Indonesia dan menjadi maskot SIPA Festival 2022 dengan harapan dapat membawa seni tradisi yang selama ini beliau pegang di dunia global.

Event SIPA 2022 akan diselenggarakan selama 3 hari dari 8, 9, dan 10 September 2022 mendatang. Digelar di Benteng Vastenburg, nantinya akan ada seniman dari 7 negara yang akan tampil.