Materi Manasik Haji, Kemenag Siapkan Khusus Untuk Lansia

oleh
Materi Manasik Haji
Proses keberangkatan jemaah haji di Asrama haji Donohudan Embarkasi Solo 2022 | MettaNEWS / Kevin Rama

JAKARTA, MettaNEWS – Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama akan memasukkan materi manasik khusus jemaah haji lanjut usia (lansia) di pelaksanaan bimbingan manasik reguler ini.

Rencana jamaah masuk asrama haji pada tanggal 23 Mei 2023, kemudian kloter pertama gelombang pertama berangkat ke Madinah pada 24 Mei 2023.

Pada musim haji 1444 H/2023 H, prakiraan ada sekitar 64ribu jemaah lansia yang akan berangkat ke Tanah Suci. Jumlah ini cukup banyak setelah dua tahun (2020 dan 2021) tidak ada keberangkatan jemaah haji. Kemudian pada 2022 ada pembatasan usia bagi jemaah dengan maksimal umur 65 tahun.

Direktur Bina Haji Kemenag Arsad Hidayat mengatakan, penguatan materi ini sejalan dengan semangat Haji Ramah Lansia pada tahun ini.

“Pentingnya memasukkan materi manasik haji ramah lansia menyesuaikan dengan kebijakan haji tahun tahun 2023 ini. Sebagai Haji ramah lansia,” kata Arsad dalam pembukaan kegiatan Penyusunan Pedoman Bimbingan Manasik, seperti dalam Kemenag.go.id Senin (20/2/2023).

Selain itu manasik haji lansia mencakup info materi penggunaan fasilitas, alat dan sarana prasarana. Selama dalam pesawat dan akomodasi di Arab Saudi, baik secara manual ataupun dalam bentuk video. Ada juga materi kesehatan jemaah haji.

“hal-hal tersebut perlu kami masukkan, menginginkan lansia juga perlu perlakuan khusus,”ungkapnya.

Pihaknya akan melibatkan pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dalam memberikan materi bimbingan manasik intensif ini.

“Kami juga meminta kepada Kemenag Kabupaten/Kota agar selalu aktif salam memonitor bimsik di wilayahnya masing-masing,” sambung Arsad.

Sementara itu, Kasubdit Bimbingan Jemaah Haji, Khalilurrahman, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyempurnakan pedoman bimbingan manasik haji tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan.

Sekaligus memetakan hal-hal yang menjadi fokus kajian dalam melaksanakan bimbingan manasik yang akan menjadi kebijakan bimbingan manasik haji tahun ini untuk disampaikan ke seluruh provinsi.

“Ini jadi standar pedoman bimbingan manasik haji oleh pejabat Kementerian Agama di seluruh provinsi,” kata Khalilurrahman.