SOLO, MettaNEWS – Ada yang berbeda di perempatan Ngarsapura, Kota Solo malam itu. Ribuan lilin menyala terang di antara lampu kota jalan.
Momen yang menandai berakhirnya tahun 2025 sekaligus dimulainya tahun baru 2026. Ratusan orang membawa lilin yang menyala di tangan masing-masing.
Sambil menundukkan kepala dan memejamkan mata mereka berdoa dengan diiringi alunan biola dari seorang violis tunanetra.
Suasana khidmat ini menjadikannya tak seperti malam-malam tahun baru biasanya. Tak ada pesta kembang api yang menyala di langit kota.
Aksi ini menjadi tanda rasa empati terhadap sesama. Tentang duka mendalam atas meninggalnya seribu nyawa dan hilangnya ratusan orang di Sumatera.







