JAKARTA, MettaNEWS – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berkomitmen dan serius mengupayakan perbaikan dan penguatan SDM. Tekad itu diapresiasi oleh berbagai pihak, salah satunya datang dari Economic Review Human Capital Award 2022. Terbaru, LPS meraih 3 penghargaan di 3 kategori berbeda yaitu, 1st The Best Human Capital kategori Government Company, Juara Umum 3 2022 kategori Overall Industries dan The Best Human Capital Director 2022.
“Apresiasi kami kepada seluruh pihak yang telah menghargai upaya-upaya kami untuk perbaikan dan penguatan SDM di LPS. Penguatan ini tidak terlepas dari dukungan yang kuat dari Ketua dan segenap Anggota Dewan Komisioner LPS serta unit kerja terkait dan tentunya dari seluruh pegawai LPS. Mudah-mudahan ini menjadi dorongan untuk kami guna terus memperbaiki dan memperkuat SDM di lembaga kami,” ujar Direktur Eksekutif Sumber Daya Manusia dan Administrasi LPS Didi Prakoso di acara puncak pemberian penghargaan Economic Review Human Capital Award 2022, dihelat di Jakarta, Rabu(31/8/2022).
Adapun, latar belakang LPS melakukan penguatan sistem pola kerja, salah satunya dikarenakan pandemi Covid-19, dimana LPS merubah pola kerja konvensional dengan sistem kerja Flexible Working Arrangement (FWA), tentunya dengan disertai peningkatan di berbagai sistem, seperti sistem pola kerja, sistem absensi pegawai, monitoring lokasi pegawai, laporan pertanggungjawaban pegawai dan lain sebagainya.
“Kami pun terus memaksimalkan penggunaan teknologi informasi dengan tujuan agar para pegawai tetap bisa bekerja optimal,” jelas Didi.
Kemudian, Hampir 80 persen pegawai LPS adalah kalangan millenial, ini juga termasuk dimana LPS menjaga agar mereka senantiasa nyaman dan produktif dalam bekerja. Oleh karenanya LPS menetapkan EVP (Employee Value Proposition) atau sistem dimana mereka bisa seterusnya bekerja di LPS.
LPS juga memberikan peluang seluas-luasnya untuk pengembangan pegawai, baik itu melalui pendidikan formal maupun program beasiswa di luar negeri dan program pengembangan kompetensi pegawai baik hard maupun soft skill dengan jalan bekerja sama dengan lembaga atau institusi terkait.
“Dalam keadaan krisis seperti adanya pandemi, hal tersebut tidak menyurutkan kami untuk terus bekerja memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara, kami ingin menjadikan LPS sebagai rumah kedua bagi pegawai, jadi meninggalkan rumah untuk mengabdi itu bukanlah beban,” tutupnya.







