SOLO, MettaNEWS – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) perkuat komitmen menuju World Class University dengan mengukuhkan dua guru besar baru.
Sidang Terbuka Senat upacara Pengukuhan Guru Besar baru berlangsung di Auditorium Moh. Djazman Kampus I UMS, Selasa (25/2/2025).
Dengan mengukuhkan Prof. Dr. Jati Waskito, SE., M.Si., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kepemimpinan Organisasi, dan Prof. Dr. Muzakar Isa, SE., M.Si., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Sumberdaya Alam dan Lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS.
Dalam sambutannya, Rektor UMS, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., mengucapkan selamat kepada kedua profesor yang baru saja dikukuhkan. Ia mengungkapkan kebanggaannya terhadap prestasi kedua profesor tersebut. Yang selama ini telah berperan penting dalam memajukan UMS.
“Saya sangat senang, karena saya sangat akrab dengan kedua profesor ini. Prof Jati sering mengingatkan untuk mengaji sampai sekarang dan aktivis pimpinan ranting di Sondakan. Sedangakan, Prof Isa adalah tokoh IMM yang sangat produktif dan penuh prestasi,” ungkap Prof. Sofyan Anif.
Prof. Sofyan Anif menambahkan bahwa UMS terus berupaya mencapai tujuan untuk menjadi World Class University (WCU). Dengan semakin bertambahnya Guru Besar menjadi salah satu langkah untuk menguatkan UMS mencapai tujuan tersebut.
“Mudah-mudahan pada tahun 2029, UMS akan menjadi Leading World Class University. Target kita adalah mencapai 25% profesor, dan saat ini kita sudah berada di jalur yang tepat,” tegasnya.
Sofyan berharap, UMS semakin diakui di tingkat dunia sebagai salah satu aset Muhammadiyah.
Kepala Biro Organisasi & SDM – Sekretariat Jenderal Kemendikti Sainstek sekaligus Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Dr. Bimo Widyo Andoko, SH., MH., turut memberikan apresiasi kepada FEB UMS yang berhasil mengantar dosennya menuju jabatan tertinggi akademik.
“Ini adalah bukti komitmen UMS sebagai perguruan tinggi unggul yang terus meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia,” ujarnya.
Dalam amanat Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Dahlan Rais, M.Hum., mengingatkan pentingnya menjaga semangat belajar sepanjang hayat, khususnya dalam menghadapi tantangan di dunia pendidikan.
“Sebagai tempat orang berpikir, pendidikan Muhammadiyah menekankan pentingnya ilmu dan wahyu, serta mengintegrasikan fikri dan dzikir,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika UMS untuk terus berkembang dan tidak cepat puas.
Pada upacara pengukuhan, kedua guru besar menyampaikan orasi ilmiahnya.
Prof. Jati Waskito menyampaikan pidato dengan judul “Membangun Kinerja Organisasi Berkelanjutan: Sebuah Pendekatan Holistik Peran Kepemimpinan Berbasis Sosial Exchange, Keadilan Organisasional, dan Hubungan Interpersonal”. Sedangkan Prof. Muzakar Isa memaparkan pidato pengukuhan berjudul “Penguatan Kelembagaan dan Daya Tahan Ekonomi Masyarakat dalam Ketidakpastian Lingkungan”.








