SOLO, MettaNEWS – Membentuk sikap, mental & karakter yang memiliki nilai-nilai kepemimpinan, disiplin serta semangat juang yang tinggi, Kementerian PUPR mengadakan Pelatihan Bela Negara.
Bertempat di Grup 2 Kopassus, Senin (24/10/2022) upacara Pembukaan Pelatihan Bela Negara PPK & Pokja PBJ Kementerian PUPR Tahun 2022 yang dipimpin oleh Kepala Badan Pengembangan SDM Dr. Ir. H. Khalawi, Ah, M.M., M. Sc beserta jajaran.
Komandan Grup 2 Kopassus, Kolonel Inf Sabdono Budi Wiryanto, S. E. beserta jajaran Komandan Batalyon dan Kepala Staf juga turut hadir dalam upacara pembukaan tersebut.
Jumlah peserta pelatihan dari Kementerian PUPR yang mengikuti kegiatan latihan Bela Negara ini sebanyak 180 orang terdiri dari seluruh wilayah di Indonesia.
Kepala Badan Pengembangan SDM Dr. Ir. H. Khalawi, menyampaikan diharapkan Peserta Latihan PUPR nantinya berjiwa kuat dan berintegritas dalam rangka mendukung kinerja Kementerian PUPR.
“Mereka itu adalah para petugas yang bertanggung jawab di lapangan dalam pembangunan infrastruktur. Pokja itu melaksanakan lelang, PPK yang melaksanakan pekerjaannya. Jadi mereka itu mempunyai integritas yang tinggi, disiplin tinggi, wawasan kebangsaan,” tegas Khalawi.

Khalawi mengatakan tujuan Pelatihan Bela Negara PUPR yang diselenggarakan di Grup 2 Kopassus ini dalam rangka membentuk sikap, mental & karakter yang memiliki nilai-nilai kepemimpinan, disiplin serta semangat juang yang tinggi, sehingga diharapkan Peserta Latihan PUPR nantinya berjiwa kuat dan berintegritas dalam rangka mendukung kinerja Kementerian PUPR.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama 15 hari, mulai dari tanggal 22 Oktober sampai 5 November 2022 dengan beberapa materi latihan yang akan diajarkan diantaranya Wawasan Kebangsaan, Pembinaan Motivasi, Proxy War, Beladiri MP, serta beberapa materi dasar militer lainnya.
“Indonesia butuh SDM yang berani karena berintegritas, kuat karena profesional dan kompeten, kemudian Akhlakul Karimah artinya setiap kita ASN itu memberikan manfaat, kenyamanan produktifitas yang tinggi buat bangsa dan negara,” ujar Khalawi.
Khalawi mengatakan pelatihan dilakukan di Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan dengan melihat sebagai lokasi yang sangat pas untuk menggembleng karakter.
“Komando Grup 2 ini terkenal disiplin khusus. Pak Basuki (Menteri PUPR) lahir di Boyolali jadi tahu persis peta daerahnya. Setelah lihat kesini langsung beliau mantap pelatihan dilakukan di sini,” pungkas Khalawi.









