Kebakaran Putri Cempo Baru Tertangani 50 Persen, Wawali Teguh : Paling Cepat 3 Hari  Teratasi

oleh
oleh
TPA Putri Cempo
Gunungan sampah TPA Putri Cempo di Kelurahan Mojosongo Kecamatan Jebres Kota Solo terbakar, Sabtu (16/9/2023) sejumlah unit pemadam kabarakan diterjunkan | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir sampah (TPA) Putri Cempo Mojosongo, Solo belum sepenuhnya padam. Petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan kobaran api yang melanda kawasan blok B seluas 2 hektar tersebut.

Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa mengatakan kondisi kebakaran Putri Cempo baru 50 persen tertangani.

“Putri Cempo kondisinya baru 50 persen yang tertangani yang 50 persen belum bisa tertangani,” ujar Wawali Teguh usai melepas pelari pada event SHA Run di Manahan Solo, Minggu (17/9/2023).

Teguh mengatakan 50 persen yang belum bisa teratasi tersebut karena jangkauan yang jauh.

“Karena jangkauannya jauh, dan di tengah dan ada yang di ujung. Kendaraan belum bisa menjangkau kemudian selang belum bisa menjangkau. Tetapi pinggiran-pinggiran sudah teratasi,” kata Teguh.

Ia mengungkapkan luasnya medan menjadi hambatan bagi tim pemadam.

Yang pihaknya siapkan saat ini adalah  petugas dan SDM penanggulangan kebakaran agar tidak kelelahan.

“Lahannya ribuan meter. Jadi kita manage SDM. Dari jam 1 siang kemarin sampai pagi ini masih berjalan. Kita akan menambah pasukan dan Brigift untuk shift hari ini,” tuturnya.

Gas metana gunungan sampah sulitkan petugas atasi kebakaran putri cempo

Teguh menyampaikan Wali Kota Gibran menghubunginya siang kemarin lewat telepon.

“Memang kemarin Pak Wali telepon. Saya sampaikan ini bukan seperti kebakaran rumah atau pabrik. Yang kalau sudah terbakar habis api mati sendiri. Ini habis kita padamkan terus pindah memadamkan yang lain eh akan muncul lagi apinya,” tandasnya.

Banyaknya endapan gas metana yang selalu tiba-tiba bisa nyala lagi. Panas yang ada di tumpukan-tumpukan sampah lanjut Teguh tidak bisa terjangkau oleh air.

“Jadi saya sampaikan, Pak Wali ini paling cepat 2 sampai 3 hari. Kita sudah kerahkan Polres se Surakarta, plus Polda. Water canonnya sudah masuk sana semuanya. Damkar se.Surakarta, Salatiga, Magelang, Kabupaten Magelang kemudian kabupaten Semarang, Kota Semarang sudah masuk Solo semua,” bebermya.

Teguh menambahkan penting untuk mengatur flow SDM yang menangani kebakaran Putri Cempo.

“Tinggal kita hari ini me memanage supaya meraka tidak jatuh sakit. Artinya teman-teman kita jaga ritmenya supaya tidak tumbang juga. Saya yakin syukur-syukur hari ini bisa selesai ya Alhamdulillah,” pungkasnya.