SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Respati Ardi mengimbau masyarakat Kota Solo untuk tidak takut melakukan vaksinasi campak menyusul adanya beberapa kasus yang terdeteksi oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta.
Menurut Respati, laporan terbaru menunjukkan terdapat sejumlah kecil warga yang terdampak campak, sebagian di antaranya belum menerima vaksin. Meski begitu, ia memastikan kondisi di Solo masih dalam kategori terkendali.
“Dari update Dinas Kesehatan, ada beberapa yang terkena dampak campak karena tidak mau vaksin. Maka dari itu saya imbau seluruh masyarakat jangan takut vaksin. Ini aman dan penting untuk mencegah campak,” ujarnya.
Respati menegaskan bahwa pemerintah kota telah mengantongi data warga yang terpapar sehingga langkah pencegahan penularan bisa segera dilakukan. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam upaya pencegahan ke depan.
“Alhamdulillah masih terkontrol dan jumlahnya sangat sedikit. Kita sudah mengetahui datanya supaya tidak menular. Ke depan, preventifnya jangan takut vaksin. Ayo vaksin campak,” tambahnya.
Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Solo menyediakan layanan vaksinasi yang mudah diakses masyarakat. Vaksin campak tersedia di berbagai fasilitas kesehatan, terutama di puskesmas.
“Kami punya 17 puskesmas. Silakan masyarakat datang ke puskesmas terdekat untuk vaksinasi,” jelas Respati.
Pemerintah juga mendorong warga yang membutuhkan informasi lebih lanjut untuk langsung menghubungi Dinas Kesehatan. Program vaksinasi campak sendiri masih berlangsung sepanjang tahun ini sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah potensi wabah.
Dengan kondisi yang masih terkendali, Pemkot Solo berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi terus meningkat demi melindungi diri sendiri dan lingkungan sekitar dari penyebaran campak.







