Kampanye Pelestarian Lingkungan, Sharp Corporation Gandeng SMA N 8 Solo Workshop Olah Sampah

oleh
oleh
Daur ulang sampah
Peduli lingkungan, murid SMA N 8 Surakarta.ikuti workshop daur ulang sampah dari Sharp Corporation

SOLO, MettaNEWS –  Merayakan 110 tahun Sharp Corporation menggandeng sekolah-sekolah untuk gerakan pelestarian lingkungan.

Sharp Ecobition Workshop ini juga sebagai wujud nyata kepedulian Sharp terhadap pelestarian lingkungan.

Sharp Ecobition Workshop menghadirkan cara mendaur ulang sampah plastik menjadi barang ergonomis.

Bertempat di SMA N 8 Surakarta, sebanyak 50 peserta terdiri dari murid dan guru mengikuti workshop olah sampah ini.

Senior Branch Manager Sharp Yogyakarta, Anton Fatoni mengungkapkan, sampah masih menjadi permasalahan pelik yang belum terselesaikan di berbagai kota – kota besar di Indonesia. Karena volume nya setiap tahun cenderung meningkat.

“Ini merupakan bukti keseriusan Sharp dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengurangi masalah sampah di Indonesia. Tidak hanya fokus pada peningkatan bisnis semata, namun Sharp pun turut berkontribusi pada isu lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Anton.

Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2021 tercatat volume sampah di Indonesia mencapai 68,5 juta ton dan di tahun 2022 naik menjadi 70 juta ton.

“Peningkatan volume sampah merupakan pengaruh dari kepadatan jumlah penduduk dan gaya hidup masyarakat yang lebih memilih membeli makanan daripada memasak sendiri terutama saat bulan Ramadan,” kata Anton.

Mayoritas sampah adalah sampah rumah tangga. Kota Surakarta merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki permasalahan serupa.

“Sharp Ecobition Workshop  di SMAN 8 Surakarta dengan tema From loves Comes Green. Sharp Indonesia berkolaborasi dengan kertabumi Recycling Center. Mengajak para siswa belajar bagaimana cara mendaur ulang sampah plastik menjadi barang yang memiliki nilai manfaat. Seperti menjadi sampul buku, amplop, hingga casing hp. Sebelum melakukan praktek daur ulang sampah,” papar Anton.

Saat ini volume sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo yang berada di wilayah kelurahan Mojosongo sudah terlalu banyak menampung sampah.

“Kami berharap setelah kegiatan ini, para siswa menjadi lebih mengerti pentingnya menjaga lingkungan dan dapat menerapkan pada kegiatan sehari – hari,” ujarnya.

PR dan CSR PT Sharp Electronics Indonesia, Imam Muda menambahkan Sharp Ecobition Workshop berlangsung pada lima kota. Yakni SMA N 4 Medan (26 November 2022),  SMA N 12 Bandung (24 Desember 2022),  SMA N 110 Jakarta (28 Januari 2023). Dan SMA N 13 Surabaya (25 Februari 2023) SMA N 8 Surakarta (25 Maret 2023).

“Sebelum melakukan praktek daur ulang sampah plastik, para siswa terbagi dalam kelompok mengumpulkan sampah di lingkungan sekolahnya terlebih dahulu,” ungkap Imam.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan SMA N 8 Maria Setyawati mengatakan murid yang ikut dalam workshop daur ulang sampah merupakan perwakilan. Ia menjelaskan ilmu dari worskop ini penting untuk disampaikan pada seluruh murid dan guru di SMA N 8.

“Dari worskhop ini anak-anak mendapatkan pengalaman dan praktek langsung. Sehingga anak akan semakin sadar tentang pelestarian lingkungan, menjaga bumi dari sampah. Sebagai sekolah Adiwiyata yakni sekolah yang berwawasan lingkungan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami,” pungkasnya.