Kaesang dan Mangkunegara X Masuk dalam Survei Calon Wali Kota Solo

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Nama Kaesang Pangarep dan Mangkunegara X masuk dalam bursa calon wali kota Solo.

Selain dua tokoh tersebut 10 nama lain juga potensial dalam daftar bursa calon Pemilihan Wali Kot (Pilwakot) Solo.

Yakni Wakil Wali Kota Solo saat ini, Teguh Prakosa; Ketua DPRD Solo, Budi Prasetyo; Sekda Solo, Budi Martono, Putra Ketua DPC PDIP Solo FX Rudyatmo, Rheo Yuliana Fernandes, Ketua FKUB, HM Mashuri,. Ketua Bapilu PDIP Solo, Hersuprabu, Rektor UNSA, Astrid Widayani, Wakil DPRD Solo, Sugeng Riyanto, Ketua DPD Partai Golkar, Sekar Tanjung dan anak dari tokoh PDIP Aria Bima, RA Yashinta Sekarwangi Mega.

Menurut Peneliti dari lembaga survei Solo Raya Polling, Suwardi, 12 indikator dilakukan dari latar belakang profesi, usia tokoh bakal calon pemimpin kota. Lalu kombinasi usia calon pemimpin kota, pertimbangan gender bakal calon pemimpin kota, perspektif ideologi pemimpin, perimbangan kombinasi ideologi Nasionalis – Islam.

“Ada 12 nama, posisi belum bisa dirangking, rangkingnya sesuai survei jajak pendapat, respondennya masyarakat Kota Solo yang masuk dalam DPT,” jelasnya pada media, Jum’at (8/3/2024).

Suwardi mengatakan akan melakukan survei jajak pendapat kepada masyarakat atau pemilih.

“Nanti rangkingnya tentu saja tidak berdasarkan pendapat para tokoh itu. Rangkingnya berdasarkan survei jajak pendapat. Respondennya adalah masyarakat Kota Solo yang namanya tertera dalam DPT. Ini penting karena survei yang baik harus memiliki kerangka sampling yang jelas,” tegasnya.

Suwardi menyebut masyarakat akan memilih wali kota yang mampu mengayomi, memajukan Kota Solo dan mewujudkan visi Solo sebagai pusat peradaban Jawa.

“Yang penting bukan stake holdernya tapi responden jajak pendapat. Survei akan kita lakukan mulai hari ini dengan pembekalan. Ada 15 orang kita terjunkan untuk wawancara dengan masyarakat. Sistemnya by name by adress. Yang kiya ambil dari DPT di 80 titik lokasi survei. Masinh-masing titik ada 8 responden. Ini dari seluruh pemilih di TPS,” tegasnya.

Populasi survei merupakan penduduk usia dewasa tercatat atau terdaftar di daftar tetap (DPT) Pemilu Kota Surakarta 2024. Jumlah pemilih 439.009, terdiri dari pemilih 213.175. Jumlah TPS 1.773 terdistribusi di 5 Kecamatan.

Kerangka sampling itulah lanjutnya yang kemudian menjamin setiap orang penduduk Kota Solo memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi responden. Dan di situlah yang disebut dengan representasi dari populasi atau sample dari populasi.

“Polling ini penting karena membuka wacana, diskusi sehingga diharapkan ke depan Kota Solo memikiki wali kota yang betul-betul diharapkan oleh masyarakat,” pungkasnya.