BOYOLALI, MettaNEWS – Asrama Haji Donohudan Embarkasi Solo memberangkatkan calon haji dengan umur yang masih muda. Calon haji termuda berusia 18 tahun ini berasal dari Kabupaten Banyumas.
Dia bernama Muhammad Isa Al Asyari (18 tahun) yang menjadi jemaah calon haji (JCH) termuda. Ia mendapat jatah porsi dari almarhum ayahnya yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.
“Saya berangkat karena pelimpahan porsi (jatah) dari almarhum ayah saya yang meninggal beberapa waktu lalu,” ujarnya saat ditemui di Asrama Donohudan Embarkasi Solo Kamis (23/6/2022).
Isa mengatakan, dirinya berangkat ke Tanah Suci bersama ibunya, Musriyatun (55 tahun) yang tergabung dalam kloter 29 asal Kabupaten Banyumas.
Anak ke 3 dari 4 bersaudara ini mengaku, telah diamanahkan oleh ibundanya untuk menggantikan sang almarhum untuk berangkat haji.
Dijelaskan, kedua orang tuanya mendaftar haji pada tahun 2011 lalu. Sesuai jadwal seharusnya sudah berangkat ke Tanah Suci pada 2020.
Namun karena pandemi Covid-19, maka keberangkatan pun tertunda. Ditanya perasaannya bisa berangkat haji dalam usia muda, dia mengaku ada rasa senang dan sedih.
“Rasa senang sudah pasti karena bisa berangkat haji ke Tanah Suci sekaligus sedih ayah gagal berangkat karena telah tiada,” ungkapnya.
Isa menuturkan dirinya baru saja lulus dari sekolah menengah atas di Pondok Pesantren Ihya’us Sunnah Tasikmalaya, Jawa Barat.
“Kalau kuliah rencananya sih di Madinah,” ungkapnya.
Ditanya soal kelancaran berbahasa Arab, Isa mengaku, belum terlalu lancar tapi jika mendengar orang mengobrol menggunakan bahasa Arab dirinya paham.
“Kalau misalnya mau berbincang menggunakan bahasa Arab masih susah gitu,” akunya.








