SOLO, MettaNEWS – Aparat Polresta Surakarta memusnahkan lebih dari 1.300 knalpot brong dan ribuan liter minuman keras tradisional maupun bermerek, Jumat (22/12/2023) sore.
Pemusnahan itu berlangsung usai apel Operasi Lilin Candi untuk pengamanan masa liburan Natal dan Tahun Baru. Sebagai tanda siap mengamankan wilayah, ratusan personel Polri, TNI dan aparat lain menggelar patrol show of force keliling Kota Solo.
Wakapolresta AKBP Catur Cahyono Wibowo, kepada wartawan menyebutkan, polisi saat ini sangat siap. Tak hanya mengantisipasi lonjakan arus mudik dan kegiatan masyarakat, tapi juga mencegah terjadinya kriminalitas.
“Tadi kita apel, diikuti sekitar 500 personel Polri dan TNI, juga ada Dishub, Saptol PP, Pramuka, Senkom Mitra Polri dan lain-lain. Pesan kami jelas, kami semua siap. Kriminal jangan coba-coba mengganggu masyarakat yang sedang menikmati liburan dan hari raya. Pasti kami tindak,” tandasnya.
Seusai apel, Catur mengajak sejumlah pejabat DPRD, Satpol PP, dan Kejaksaan untuk secara simbolis memusnahkan knalpot brong dan minuman keras. Dengan gerinda potong, para pejabat itu merusak knalpot. Kemudian mereka memecahkan botol-botol minuman yang sebagian juga digilas menggunakan mesin pengeras jalan.
Catur memaparkan, barang-barang tersebut hasil operasi polisi sejak bulan Mei hingga Desember. Polisi merespons keluhan masyarakat tentang maraknya minuman keras, juga aksi pengguna knalpot brong yang meresahkan.
“Ini nanti akan bergulir terus sesuai situasi kamtibmas di masyarakat. Kalau nanti yang marak petasan, atau gangguan ketertiban lainnya, polisi juga akan bergerak merespons,” ujar Catur.








