Jadwal Liga 1 Persis dan Konser Dewa 19 Tabrakan, Dispora Siapkan Treatment Khusus untuk Rumput Stadion Manahan

oleh
Stadion Manahan
Stadion Manahan Solo | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Banyakan Agenda di Stadion Manahan membuat Pemerintah Kota Solo kebingungan terkait jadwal yang bertubrukan, seperti jadwal konser Dewa 19 (29/7/2023) dan Pertandingan Home Persis Solo kontra Arema (30/7/2023).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Rini Kusumandari mengungkapkan pihaknya masih akan koordinasi dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI terkait hal tersebut.

Dia membenarkan ada dua event musik yang menggunakan Stadion Manahan. Yaitu Koser Dewa 19 pada akhir Juli, dan event musik dari sekolah Pradipta Dirgantara pada pertengahan Agustus.

“Untuk konser paling dekat ini di bulan Juli dan Agustus yang sudah pesan tempat di dalam stadion. Itu nanti mereka berkewajiban untuk memasang grass cover (penutup rumput) jadi nanti ketika konser rumput nya tertutup grass cover,” ujarnya Rini, Rabu (28/6/2023).

Baik sebelum maupun sesudah event, lanjut Rini, ada treatment khusus yang harus terlaksana yaitu memberi pupuk pada rumput stadion.

“Jadi empat hari sebelum penutupan harus pemupukan, baru kemudian dipasang grass cover. setelah event selesai Grass cover dibuka masih harus menunggu 3 hari. Jadi total maintenance sekitar seminggu. Ini upaya agar rumput tidak layu ataupun mati,” ungkap Rini.

Nantinya EO penyelenggaraan akan bertanggung jawab penuh terkait perawatan rumput baik sebelum dan sesudah acara.

“Jadi kalau kerusakan menjadi tanggung jawab penyelenggara. Istilah kita datang bersih, pulang juga bersih,” imbuh Rini.

Sementara itu terkait dengan berlangsungnya Liga 1 Persis Solo yang terdapat benturan jadwal dengan konser Dewa 19, Rini mengaku belum mengetahui kelanjutan dari hal tersebut.

“Belum, itu (kelanjutan Liga 1) masih akan kita lakukan koordinasi. Apakah pertandingan mundur atau pindah lokasinya. Karena yang dua event ini sudah bayar retribusi, tinggal perizinan ke kepolisian sepertinya,” urai Rini.

Selain dua event tersebut, hingga akhir tahun nanti masih ada beberapa pihak yang mengajukan Manahan sebagai venue acara. Namun Rini enggan menyebutkan detail event tersebut.

“Sifatnya baru pengajuan, belum kita ACC karena belum tahu detail acaranya. Ada beberapa, ada event musik, ada acara yang bersifat keagamaan. Lokasinya ada yang di parkiran, ada juga di dalam stadion, tapi hanya di tribun. Tidak menggunakan lapangan,” pungkas Rini.