SOLO, MettaNEWS – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) ke-57, BPC PHRI Surakarta menggelar rangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan peran PHRI dalam pengembangan industri perhotelan dan pariwisata di wilayah Solo Raya.
Salah satu agenda utama dalam peringatan tersebut adalah lomba-lomba kompetensi bidang perhotelan dan pariwisata yang diselenggarakan pada Selasa, 3 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di Politeknik Indonusa Surakarta.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen BPC PHRI Surakarta dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) perhotelan dan pariwisata, sekaligus memperkuat sinergi antara pelaku industri, dunia pendidikan, dan para praktisi. Tidak hanya melibatkan anggota PHRI, lomba tahun ini juga diikuti oleh SMK Perhotelan dan Pariwisata se-Solo Raya.
Peserta datang dari berbagai wilayah, di antaranya Pracimantoro, Gemolong, Sukoharjo, dan daerah lainnya. Hingga hari pelaksanaan, tercatat 74 peserta mengikuti kompetisi dengan rincian Making Bed 22 peserta, Folding Napkin 25 peserta, Hospitality GRO (Guest Relation Officer) 13 peserta, serta Cooking Kreasi Gurame 14 peserta.
Humas BPC PHRI Surakarta, Marcelina, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara praktisi perhotelan dan institusi pendidikan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya lomba digelar di hotel, tahun ini Politeknik Indonusa Surakarta dipilih sebagai tuan rumah untuk memperkuat keterhubungan langsung dengan dunia pendidikan.
“Kami ingin mengangkat potensi adik-adik sekolah agar lebih percaya diri. Sertifikasi dari lomba ini menjadi bekal berharga saat mencari kerja. Bahkan, pemenang kategori GRO pada tahun-tahun sebelumnya langsung direkrut oleh hotel-hotel ternama seperti Alana dan Royal Surakarta Heritage,” ungkap Marcelina.

Hal menarik juga terlihat pada kategori Cooking Kreasi Gurame. Berbeda dengan kategori lain yang diikuti pelajar, lomba memasak ini secara khusus diperuntukkan bagi karyawan perhotelan dari divisi non-Food & Beverage (F&B). Sebanyak 14 peserta dari berbagai hotel beradu kreativitas mengolah hidangan berbahan dasar ikan.
Perwakilan tuan rumah Politeknik Indonusa Surakarta, Wahyu Tri Hastiningsih, S.Pd., M.M., menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, fasilitas kampus sangat mendukung pelaksanaan lomba sekaligus pengujian standar hospitality yang dibutuhkan industri perhotelan saat ini.
Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Kompetensi, Dr. Jasanta Peranginangin, SE., MM., CMP., menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah pembuktian kualitas SDM pariwisata Solo Raya.
“Melalui kegiatan ini, PHRI ingin memastikan industri perhotelan di Solo Raya semakin kompetitif dengan dukungan tenaga kerja yang terampil dan tersertifikasi,” ujarnya.
Setiap kategori lomba akan menetapkan Juara 1, Juara 2, dan Juara 3 dengan total hadiah masing-masing lomba sebesar Rp1.000.000, dilengkapi tropi dan uang pembinaan. Selain itu, juga diberikan Harapan 1 dan Harapan 2 yang memperoleh sertifikat sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi peserta.
Khusus kategori Cooking Kreasi Gurame, bahan utama ikan gurame disponsori oleh Resto Balekambang, sementara dukungan alat masak diberikan oleh Artugo. Total nilai hadiah pada kategori ini mencapai lebih dari Rp5.000.000.

Melalui rangkaian lomba kompetensi ini, BPC PHRI Surakarta berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota, mulai dari peningkatan kompetensi karyawan, ajang benchmarking antar hotel dan restoran, hingga sarana menjaring talenta-talenta baru di bidang perhotelan dan pariwisata.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media promosi positif bagi anggota PHRI dalam menunjukkan komitmen terhadap kualitas layanan dan profesionalisme kepada masyarakat luas.
Keikutsertaan SMK Perhotelan dan Pariwisata diharapkan mampu memperkuat link and match antara dunia pendidikan dan industri, sehingga lulusan SMK semakin siap kerja dan memahami standar kompetensi yang dibutuhkan industri perhotelan dan restoran.
Di momentum HUT PHRI ke-57, BPC PHRI Surakarta berharap PHRI semakin solid, adaptif, dan inovatif dalam menghadapi tantangan industri pariwisata ke depan, serta terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif di Solo Raya.









