Hoaks! Gubernur Ahmad Luthfi Disebut Naikkan Tarif Tol Batang–Semarang Jelang Mudik

oleh
oleh
Tol Batang–Semarang | MettaNEWS / Puspita

SEMARANG, MettaNEWS — Informasi yang menyebut Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menaikkan tarif jalan tol ruas Tol Batang–Semarang beredar luas di media sosial. Narasi tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks.

Konten tersebut salah satunya diunggah oleh akun TikTok @ghibah.unfaedah. Dalam unggahan video berdurasi beberapa detik itu terlihat seorang petugas jalan tol yang menjelaskan nominal tarif tol kepada pengguna jalan. Video tersebut kemudian disertai foto Ahmad Luthfi dengan narasi bahwa gubernur Jawa Tengah menaikkan tarif tol setelah “gagal lewat pajak kendaraan”.

Selain itu, terdapat pula keterangan dalam unggahan tersebut yang menyebutkan tarif Tol Semarang–Batang naik hampir 30 persen menjelang mudik Lebaran. Hingga kini, unggahan tersebut telah mendapatkan sekitar 8.800 tanda suka dan lebih dari 4.000 komentar.

Faktanya, video petugas tol yang menjelaskan tarif tersebut memang benar adanya. Namun narasi yang menyebut kenaikan tarif dilakukan oleh gubernur adalah keliru.

Penyesuaian tarif jalan tol bukan kewenangan pemerintah daerah, melainkan kewenangan pemerintah pusat. Penetapan tarif tol dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui keputusan menteri.

Penyesuaian tarif untuk ruas Tol Batang–Semarang sendiri didasarkan pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18/KPTS/M/2026. Dengan demikian, kebijakan tersebut tidak berkaitan dengan kewenangan gubernur meskipun secara geografis jalan tol tersebut berada di wilayah Jawa Tengah.

Akibat narasi yang menyesatkan tersebut, sebagian warganet sempat mempercayainya dan melontarkan kritik kepada gubernur. Namun ada pula pengguna media sosial yang mempertanyakan kebenaran informasi tersebut dan menjelaskan bahwa tarif tol merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Di sisi lain, pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini justru terdapat kebijakan diskon tarif tol hingga sekitar 30 persen pada waktu tertentu. Dengan adanya potongan harga tersebut, biaya perjalanan di beberapa ruas tol bahkan bisa lebih murah dibandingkan tarif normal.

Karena itu, informasi yang menyebut Gubernur Ahmad Luthfi menaikkan tarif Tol Batang–Semarang dapat dipastikan sebagai hoaks yang beredar di media sosial. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya kembali.