Hadiah dari Uni Emirat Arab, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Datangkan Marmer dari Negara Ini 

oleh
oleh
masjid abu dhabi
Masjid Raya Sheikh Zayed | Foto : dok Humas Pemkot Solo

SOLO, Metta NEWS – Progres pembangunan masjid hadiah dari Pangeran Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed Bin Zayed Al-Nahyan untuk Presiden Joko Widodo mencapai 21%. 

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming bersama dengan Senior Project Manager Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed, Indra Jaya Kusuma, Senin (24/01/2022) mendampingi Mohammed Ali Rashed Saeed AlDhaheri perwakilan dari Crown Prince Court Pemerintah Uni Emirat Arab melakukan peninjauan di lokasi pembangunan masjid di lahan bekas Depo Pertamina Gilingan Banjarsari. 

Senior Project Manager Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed, Indra Jaya Kusuma, menjelaskan sesuai dengan kontrak pada Agustus nanti pembangunan ditargetkan selesai. 

“Intinya tetap sesuai kontrak di 26 Agustus tahun ini. Ini masih ada waktu 7 bulan, semoga selesai tepat waktu,” ujar Indra. 

Masjid yang menempati lahan seluas 2.8 hektar lanjut Indra dibangun bulan Maret tahun 2021. Indra memastikan penggarapan proyek masjid tersebut akan selesai sesuai kontrak. 

“Prosentase pembangunan ini dipengaruhi oleh bobot. Bobot yang tertinggi ada di finishing, salah satunya adalah marmer. Karena marmer ini kan mahal, jadi effortnya juga agak besar,” ungkap Indra. 

Indra mengatakan, marmer yang didatangkan dari Italia ini akan dipasang sebagai lantai dan sebagian untuk di tembok. 

“Saat ini marmer tersebut sudah masuk ke Jakarta dan sedang dalam proses fabrikasi. Sudah ada beberapa yang sampai Solo dan sudah kita pasang di tembok. Secara bertahap sampai akumulasi di bulan Mei itu marmernya masuk semua. Jadi marmer ini sekali pasang besar sekali. Untuk pemasangannya tidak sesulit struktur beton dan lainnya,” tandas Indra. 

Indra menerangkan, rencananya pada bulan Agustus nanti masjid dua lantai dengan konsep mezzanine sudah bisa difungsikan. 

“Tanggal 28 Februari nanti kita akan topping off dengan pemasangan dome atau kubah masjid,” ungkapnya

Sementara itu, Project Manager Adrian menambahkan, masjid seluas 8000 meter persegi yang dirancang mirip dengan masjid di Abu Dhabi ini akan dilengkapi ruang VIP, perpustakaan dengan luas 20 meter persegi dan basement untuk tempat wudhu putra dan putri.