Gubernur Ahmad Luthfi Targetkan 4.870 Jalan Berlubang Tuntas Sebelum Mudik Lebaran

oleh
oleh

PEMALANG, MettaNEWS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen menuntaskan 4.870 titik jalan berlubang di ruas jalan provinsi sebelum arus mudik dan balik Lebaran 2026. Langkah tersebut menjadi prioritas demi keselamatan pengguna jalan sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi daerah.

Komitmen itu ditegaskan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, usai meresmikan hasil preservasi Jalan Randudongkal–Moga dan Jalan Pemalang–Bantarbolang, Rabu (18/2/2026).

Menurut Luthfi, total panjang jalan provinsi di Jawa Tengah mencapai sekitar 2.362 kilometer. Dari hasil pendataan terbaru, terdapat 4.870 titik lubang yang kini menjadi prioritas penanganan.

“Target kami menjelang arus mudik dan balik, lubang-lubang tersebut sudah tertutup dan jalan dalam kondisi mantap. Ini menjadi komitmen kami demi keselamatan pengguna jalan,” tegas Luthfi.

Ia menegaskan, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan berkaitan langsung dengan keselamatan serta perputaran ekonomi masyarakat.

“Pertama untuk keselamatan berlalu lintas. Kedua, mendukung pergerakan ekonomi karena konektivitas jalan memperlancar distribusi barang dan jasa. Ketiga, mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Luthfi juga menyatakan pemerintah provinsi terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak, mulai dari kepala daerah, wartawan, hingga masyarakat luas.

Dua ruas jalan yang diresmikan merupakan jalur strategis bagi mobilitas warga dan distribusi logistik. Jalan Randudongkal–Moga memiliki panjang 4,180 kilometer dengan nilai kontrak Rp26,32 miliar. Sementara Jalan Pemalang–Bantarbolang sepanjang 5,731 kilometer dikerjakan dengan nilai kontrak Rp24,5 miliar.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, hari ini saya resmikan penggunaan hasil preservasi dua ruas jalan ini. Semoga bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Perbaikan jalan tersebut langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Asa, warga Desa Kecepit, mengaku kondisi Jalan Randudongkal–Moga sebelumnya sempit dan kerap menimbulkan kemacetan, terutama saat Lebaran.

“Terima kasih Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas perbaikan jalan di sini. Semoga bermanfaat untuk warga sekitar,” katanya.

Suripto, warga Desa Kecepit, Kecamatan Randudongkal, juga mengaku senang jalan di depan rumahnya kini lebih lebar dan mulus. Ia menyebut kondisi sebelumnya berlubang dan membahayakan pengendara, terutama saat hujan.

“Sekarang alhamdulillah sudah mulus dan lebar. Dicor pula,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Panji Prayoga, warga Desa Sima, Kecamatan Moga, yang merasakan perjalanan kerja menjadi lebih nyaman.

“Saya kerja jadi enak pulang perginya. Sekarang jalannya sudah bagus sekali. Matur nuwun Pak Gubernur,” ujarnya.

Sementara itu, Fatimah Azahra, warga Desa Kecepit yang bekerja di rumah makan di sepanjang Jalan Randudongkal, menyebut lalu lintas kini lebih lancar dan berdampak pada peningkatan jumlah pelanggan.

“Lalu lintas kendaraannya jadi lancar. Jalannya halus dan bagus. Banyak yang mampir makan ke sini. Lebaran besok mudik di sini pasti lancar lalu lintasnya,” pungkasnya.